Vokaloka, Bandung - Kasi Ekbang Kelurahan Pasanggrahan bersama tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung melaksanakan monitoring program Buruan Sae di RW 12, Senin (31/8/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan urban farming yang dijalankan warga.
Di lokasi, rombongan berkeliling melihat lahan pekarangan warga yang dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Sesekali mereka berhenti untuk berbincang dengan pengurus RW dan warga, mulai dari menanyakan kondisi tanaman hingga kendala yang dihadapi selama merawatnya.
Kasi Ekbang Kelurahan Pasanggrahan, mengatakan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal di tengah masyarakat.
"Kami ingin melihat langsung perkembangannya di lapangan, apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu dibenahi. Lahan di sekitar rumah itu potensinya besar, kalau dimanfaatkan dengan baik bisa membantu kebutuhan dapur warga sehari-hari," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme pengurus RW 12 dan warga yang terus menjaga program ini tetap berjalan. Menurutnya, kerja sama seperti itu yang membuat program bisa bertahan dan terus berkembang.
"Terima kasih untuk pengurus RW 12 dan warga yang sudah kompak menjaga produktivitas lingkungan. Dengan begitu, program ini benar-benar terasa manfaatnya," tuturnya.
Di lokasi, rombongan berkeliling melihat lahan pekarangan warga yang dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Sesekali mereka berhenti untuk berbincang dengan pengurus RW dan warga, mulai dari menanyakan kondisi tanaman hingga kendala yang dihadapi selama merawatnya.
Kasi Ekbang Kelurahan Pasanggrahan, mengatakan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal di tengah masyarakat.
"Kami ingin melihat langsung perkembangannya di lapangan, apa yang sudah berjalan baik dan apa yang masih perlu dibenahi. Lahan di sekitar rumah itu potensinya besar, kalau dimanfaatkan dengan baik bisa membantu kebutuhan dapur warga sehari-hari," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme pengurus RW 12 dan warga yang terus menjaga program ini tetap berjalan. Menurutnya, kerja sama seperti itu yang membuat program bisa bertahan dan terus berkembang.
"Terima kasih untuk pengurus RW 12 dan warga yang sudah kompak menjaga produktivitas lingkungan. Dengan begitu, program ini benar-benar terasa manfaatnya," tuturnya.
Ia berharap warga semakin semangat mengelola pekarangan masing-masing.
"Harapan kami, kemandirian pangan itu bisa dimulai dari rumah sendiri. Kalau semua warga ikut menanam, lingkungan kita pasti makin produktif," pungkasnya.
Reporter: Zahra Rihhadatul Aisy


