BANDUNG— Kehadiran fasilitas Pojok
Baca Digital di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung memberikan alternatif
kegiatan positif bagi masyarakat yang sedang menunggu antrean pelayanan.
Fasilitas ini menyediakan buku fisik dan akses pencarian buku secara digital
yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk membaca sekaligus menambah pengetahuan
(16/10/26)
Berdasarkan hasil wawancara dengan
salah seorang pengunjung, Pojok Baca Digital dinilai memberikan manfaat bagi
masyarakat, terutama untuk mengisi waktu luang selama menunggu proses
pelayanan. Pengunjung dapat memanfaatkan waktu yang biasanya dihabiskan dengan
bermain telepon genggam menjadi kegiatan yang lebih produktif melalui membaca
buku dan mencari informasi.
“Kalau ada Pojok Baca, rasa bosan
saat mengantre bisa berkurang karena kita bisa membuka buku dan mencari
informasi,” ungkap salah seorang pengunjung saat diwawancarai.
Selain menyediakan bahan bacaan,
fasilitas tersebut juga dilengkapi dengan monitor untuk mencari judul buku
melalui layanan perpustakaan digital serta rak yang berisi buku fisik.
Kehadiran kedua fasilitas ini memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin
membaca buku, baik secara langsung maupun melalui layanan daring.
Menurut narasumber, fasilitas
pencarian buku digital turut memudahkan pengunjung ketika judul buku yang
dicari tidak tersedia dalam bentuk fisik. Melalui monitor yang disediakan,
pengunjung dapat mencari judul buku dan mengetahui ketersediaannya.
Tidak hanya berfokus pada kebutuhan
orang dewasa, area tersebut juga menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak.
Keberadaan mainan anak dinilai membantu orang tua yang sedang mengurus
keperluan administrasi agar dapat menunggu dengan lebih nyaman, sementara
anak-anak memiliki kegiatan selama berada di lokasi pelayanan.
Narasumber mengapresiasi fasilitas
tersebut karena dinilai mampu memberikan kenyamanan bagi berbagai kalangan
masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan proses
administrasi, tetapi juga perlu memperhatikan kenyamanan pengunjung selama
berada di ruang tunggu.
Meski demikian, ia berharap kualitas
pelayanan dan fasilitas Pojok Baca Digital dapat terus ditingkatkan. Salah satu
saran yang disampaikan adalah penyediaan kopi dan makanan ringan agar
pengunjung semakin nyaman ketika menunggu antrean. Saat ini, menurut
pengamatannya, fasilitas tersebut juga telah menyediakan dispenser air minum.
Keberadaan Pojok Baca Digital
diharapkan dapat menjadi sarana yang mendukung budaya membaca sekaligus
meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik. Dengan
memanfaatkan waktu tunggu untuk membaca, masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan
yang dibutuhkan, tetapi juga kesempatan untuk menambah wawasan dan pengetahuan.
Reporter: Much Fiqri Ahnaf/KPI 5B

Tidak ada komentar
Posting Komentar