Parkiran Stadion GBLA yang Kerap Menimbulkan Kemacetan




Saya merupakan salah satu warga Bandung yang cukup sering melintas di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Setiap kali stadion tersebut digunakan untuk pertandingan sepak bola, persoalan parkir selalu menjadi masalah yang berulang. Antusiasme masyarakat menghadiri acara tentu patut diapresiasi, namun pengelolaan parkir yang kurang tertata justru menimbulkan ketidaknyamanan, baik bagi pengunjung maupun warga sekitar.

Pada saat acara besar berlangsung, banyak kendaraan diparkir di bahu jalan hingga menutup akses utama. Akibatnya, kemacetan panjang hampir tidak terhindarkan, terutama saat acara selesai dan ribuan kendaraan keluar secara bersamaan. Kondisi ini tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, termasuk pejalan kaki dan pengendara motor.

Permasalahan lainnya adalah minimnya petugas parkir resmi dan kurangnya informasi yang jelas mengenai lokasi parkir serta tarif yang diberlakukan. Tidak jarang pengunjung kebingungan menentukan area parkir yang aman dan legal. Situasi ini membuka celah bagi parkir liar yang memungut tarif tidak seragam tanpa kejelasan aturan. Bagi pengunjung dari luar daerah, pengalaman ini tentu meninggalkan kesan kurang baik terhadap pengelolaan fasilitas publik di Kota Bandung.

Saya memahami bahwa lonjakan kendaraan saat acara besar bukan hal mudah untuk diatur. Namun, justru di sinilah pentingnya perencanaan yang matang. Penataan zona parkir, penyediaan rambu yang jelas, serta koordinasi antara pengelola stadion dan aparat terkait sangat dibutuhkan. Beberapa kota lain telah menerapkan sistem parkir terpusat dan layanan shuttle bus untuk mengurangi kepadatan di sekitar stadion, sebuah opsi yang kiranya layak dipertimbangkan di GBLA.

Melalui surat ini, saya berharap pengelolaan parkir di kawasan Stadion GBLA dapat menjadi perhatian serius. Stadion bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga ruang publik yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak.

Fikri Syahrul Mubarok
KPI/5

Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo