Di Cipadung, kawasan sekitar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ada satu tempat yang makin sering disebut mahasiswa yang kepepet urusan cucian: Sany Laundry. Bukan tanpa alasan, tempat laundry kecil ini menawarkan layanan yang jarang ditemui di sekitar kampus yakni cuci dan setrika yang selesai hanya dalam hitungan jam.
Di tengah kesibukan kuliah, rapat kepanitiaan, tugas menumpuk, dan mobilitas yang serba cepat, Sany Laundry muncul sebagai penyelamat. Banyak mahasiswa yang datang dengan wajah panik karena besok harus presentasi atau sudah tidak punya baju bersih sama sekali. Namun di sini, semuanya bisa diselesaikan dalam sehari, bahkan beberapa jam saja.
"Buka dari jam 7 pagi tutupnya magrib. Laundry hitungan jam dihitungnya perkilo. Banyak mahasiswa yang pake layanan laundry jam neng," Ujar Linda, salah satu pegawai sany laundry sambil merapihkan tas-tas laundry yang sudah siap untuk dijemput pemiliknya.
Kecepatan layanan ini membuat Sany Laundry jadi pilihan favorit mahasiswa UIN Bandung. Mereka bekerja cepat, namun tetap memastikan pakaian bersih dan harum. Proses penyetrikaannya pun rapi, membuat baju tampil seperti baru dibeli.
"Aku udah sering kesini, soalnya bisa beres dalam hitungan jam, wangi, terus lumayan deket sama kosan juga," Ucap Aulia sambil tersenyum yang merupakan salah satu mahasiswa UIN Bandung "Harganya juga pas sih, gak kemahalan atau kemurahan, ya pas lah ya," Ia melanjutkan.
Karena itulah, Sany Laundry bukan hanya tempat mencuci, tapi bagian dari ritme harian mahasiswa UIN Bandung. Tempat di mana cucian kotor bisa berubah menjadi pakaian rapi dalam beberapa jam, dan kepanikan berubah menjadi kelegaan sesaat.
Cepat, bersih, dan bisa diandalkan. Sany Laundry berhasil mengisi celah kebutuhan mahasiswa yang membutuhkan layanan serba kilat. Di tengah kesibukan perkuliahan, tempat ini menjadi bukti bahwa solusi kecil bisa sangat berarti.
Reporter: Inggrid Aulia Kusumawardhani, KPI 5A
1 komentar
wahh butuh banget nih kalo lagi sibuk kuliah
Posting Komentar