Tiga hari penuh keseruan menanti mahasiswa baru Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Bandung dalam kegiatan PKM OMBAK, ospek jurusan yang digelar mulai 31 Oktober hingga 2 November di Villa Gajah Depa, Sumedang. Dari keberangkatan hingga kepulangan, seluruh peserta berangkat dengan Ranger, menambah pengalaman unik di luar kampus.
Aisyah, salah satu peserta, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. "Seru banget acaranya, aku nggak sabar pengen ikut komunitas Forum Kepenulisan yang ada di KPI," ujarnya sambil tersenyum dengan mata berbinar.
"Rame, banyak ilmu yang didapet. Pemateriannya terus pengalamannya juga, semuanya berkesan. Nggak nyesel deh ikut osjur. Kakak panitianya juga mudah diingat, katanya kalo ospek jurusan lain makanannya nggak enak, tapi disini aku kaget banget soalnya makanannya enak semua," ungkap Ayi.
PKM OMBAK bukan hanya soal permainan atau ice-breaking, tapi juga tentang memperkenalkan seluk-beluk jurusan, sistem politik yang ada di kampus, mengenal teman-teman baru, dan membangun silaturahmi antargenerasi.
"Sebelumnya kita disuruh bikin video project gitu, terus awalnya pas PKM itu ada empat pematerian dalam dua hari, materi kepemimpinan, student government, pengenalan ruang lingkup kampus sama growth mindset. Waktu OMBAKnya 3 hari di sumedang, kegiatannya nggak cuma pematerian tapi juga ada dialog sama kakak panitia dan alumni, diskusi, pokoknya mantep deh," Abdul Rasyid menyampaikan dengan semangat.
Tiga hari yang padat kegiatan itu meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Dari tawa, ilmu, hingga pertemanan baru, PKM OMBAK membuktikan bahwa osjur bisa seru, mendidik, dan meninggalkan pengalaman yang sulit dilupakan bagi mahasiswa KPI.
Aisyah, salah satu peserta, tak bisa menyembunyikan antusiasmenya. "Seru banget acaranya, aku nggak sabar pengen ikut komunitas Forum Kepenulisan yang ada di KPI," ujarnya sambil tersenyum dengan mata berbinar.
"Rame, banyak ilmu yang didapet. Pemateriannya terus pengalamannya juga, semuanya berkesan. Nggak nyesel deh ikut osjur. Kakak panitianya juga mudah diingat, katanya kalo ospek jurusan lain makanannya nggak enak, tapi disini aku kaget banget soalnya makanannya enak semua," ungkap Ayi.
PKM OMBAK bukan hanya soal permainan atau ice-breaking, tapi juga tentang memperkenalkan seluk-beluk jurusan, sistem politik yang ada di kampus, mengenal teman-teman baru, dan membangun silaturahmi antargenerasi.
"Sebelumnya kita disuruh bikin video project gitu, terus awalnya pas PKM itu ada empat pematerian dalam dua hari, materi kepemimpinan, student government, pengenalan ruang lingkup kampus sama growth mindset. Waktu OMBAKnya 3 hari di sumedang, kegiatannya nggak cuma pematerian tapi juga ada dialog sama kakak panitia dan alumni, diskusi, pokoknya mantep deh," Abdul Rasyid menyampaikan dengan semangat.
Tiga hari yang padat kegiatan itu meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Dari tawa, ilmu, hingga pertemanan baru, PKM OMBAK membuktikan bahwa osjur bisa seru, mendidik, dan meninggalkan pengalaman yang sulit dilupakan bagi mahasiswa KPI.
Tidak ada komentar
Posting Komentar