Pranata Humas se-Bandung Raya Ikuti Bimtek Peningkatan Kompetensi Kehumasan dan Publikasi Pemerintah di BDK Bandung

Bandung – Pada Jumat (17/10), puluhan pranata humas dan pegawai yang membidangi publikasi serta kehumasan di wilayah Bandung Raya antusias mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Kehumasan dan Publikasi Pemerintah Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung.

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh 42 peserta yang terdiri atas pranata humas dari berbagai satuan kerja se-Bandung Raya, seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Kanwil Kemenag Jawa Barat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota Bandung, serta Kota Cimahi.

Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Ahmad Zainul Hamdi, dalam arahannya berpesan agar humas pemerintah berani melakukan perubahan. Menurutnya, humas tidak cukup hanya membuat laporan kegiatan yang penuh dengan foto pejabat, tetapi harus mampu menghadirkan cerita yang hidup, menarik, dan dekat dengan masyarakat.

"Publikasi pemerintah seharusnya tidak lagi sekadar menjadi laporan kegiatan, melainkan media untuk membangun citra positif lembaga secara lebih kreatif dan relevan dengan zaman," ujarnya.

Ahmad Inung -sapaan akrabnya- berharap adanya pergeseran budaya kehumasan di setiap lembaga atau instansi. Menurutnya, kemasan publikasi saat ini harus lebih segar dan kekinian. Ia menilai, masyarakat kini tidak lagi tertarik pada berita yang hanya menampilkan pejabat tanpa pesan bermakna.

"Kalau isi publikasi hanya laporan kegiatan dengan framing wajah pejabat, apa yang diharapkan oleh penerima informasinya?" tambahnya.

Ahmad Inung juga mengajak para praktisi humas untuk berani berinovasi dalam menyampaikan pesan, dengan memperhatikan aspek storytelling, visualisasi yang menarik, serta penggunaan bahasa komunikasi yang dekat dengan publik.

Salah satu peserta kegiatan, Siti Sinta Fauziah atau Teh Sinta -sapaan akrabnya- mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas kehadiran semata, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi peserta.

"Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas kehadiran saja, tetapi dapat memberikan ilmu yang aplikatif dan benar-benar bisa diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari," ujarnya.



Reporter: Rendi Priatna & M. Mahruz Altar Jiranda

Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo