Bagi Mahasiswa Uin bandung , Pangyam mange lang bukanlah nama yang asing ditelingga mereka. Dibalik kesederhanaan dan keunikan , warung ini telah mengukir Kesan mendalam dihati para penikmat makan lezat dan terjangkau . selama 16 tahun lamanya, dari 2009 hingga sekarang loh pangyam mang elang setia menemani perjalanan mahasiwa dalam keseharian
mereka. ( 10 / 12 / 2025 )
Warung ini di rintins oleh sepasang suami istri yang dikenal hati kepada para mahasiwa , yang akrab kita sebut mag elang. Tak hanya keramahan mereka yang membekas, ada berapa hal yang menarik di warung pangyam ini , sejak 16 belas tahun yang lalu, harga yang mereka tawarkan sangat direkomendaskan karena dulu, seporsi makanan hnaya dibanderol seriburupiah saja. wah sangat murah meriah
hingga kini harga yang tercantum di daftar menu masih sangat bersahabat dengan dompetmasiswa. Kenaikanpun tidak signifikan, hanya bertamabah beberapa ribu rupiah. Bahkan,masih ada menu yang bisa dinikmati dengan harga sekitar Rp 10.000 saja.
Salah satu alasan utama mengapapangyam mang elang begitu diminati oleh mahasiwa bukanhanya harganya yang terjangkau, tetatpi juga karena ragam topping dan level kepedasan yang sangat variative.
Pilihan menu yang mereka tawarkan sangat sesuai dengan selera anak muda, seperti panyamoriginal , panyam dimsum, panyam bakso , panyam ceker , pangyam sosis. Tak berhenti disitusaja, ada pula varian yang paling digemari oleh mahasiwa UIN yaitu pangyam komplit.
menu favorit ini dikenal mantap dan lezat dengan harga yang ramah di kantong mahasiwa . hanyadengan Rp 15.000, Mahasiswa sudah bisa menikmati sajian lengkap yang memuaskan.
Pangyam mang elang sangat berbeda dengan pangyam yang lain bukan sekedar pangyambiasa. " Ujar pemilik pangyam mang elang," beberaapa bumbu yang meraka miliki sangatberagam,.Dari bumbu utama, dihidupkan dengan saus yang memiliiki peran penting dalammenciptakan cita rasa khas pangyam tersebut. Saus ini dibuat sendiri dengan bumbu rahasia
yang sangat menarik dan lezat.
Bukan hanya bumbu saja pangyam mang elang juga menggunkan mie buatan sendiri, bukanmembelinya ditempat lain. Hal ini dilakukan agar rasa yang dipertahankan oleh pemiliknyatetap konsisten dan menjadikan ciri khas yang membeda oleh pangyam mang elang daripangyam lainya.
Setalah beberapa tahun merintis warung tersebut dan cukup terkenal dimata mahasiwapangyam mag elang membuka cabang ke 2 mereka disebuah tempat cukup strategis di jangkauoleh pencinta pangyam mereka. Yaitu yang bertempat di sudut kantin universitas sunan gunungdjati yang begituh nyaman dan teduh disamping pohon.
Tidak ada komentar
Posting Komentar