Vokaloka.Bandung — Ancaman potensi bencana akibat aktivitas Sesar Lembang menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak di Kota Bandung. Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Sosial kota Bandung, H. Yorisa Sativa, M.Kes., menyatakan sekitar 60 persen wilayah Kota Bandung terdampak potensi pergerakan sesar tersebut pada Kamis, (06/10/2025).
"Angkanya itu kurang lebih 60 persen, ya daerah Kota Bandung terdampak Sesar Lembang. Potensi yang kita takutkan itu kan bencana yang sesungguhnya," ungkap Yorisa
Ia menjelaskan bahwa secara teknis kebencanaan dan evakuasi, koordinasi telah banyak dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan seperti BNPB dan BPBD. Namun, dari sisi Dinas Sosial, fokus utamanya adalah pada pemberdayaan masyarakat agar lebih siap dan tanggap menghadapi kemungkinan bencana.
"Dengan begitu banyaknya potensi bencana yang bisa terjadi di Kota Bandung dan sekitarnya, keluarga masyarakat dihimbau untuk mulai waspada dan peduli terhadap kejadian bencana yang mungkin terjadi di sekitar kita," tambahnya.
Kepala Dinas Sosial sendiri mendorong masyarakat untuk aktif dalam program Kampung Siaga Bencana (KSB) di masing-masing kecamatan. Program ini dinilai menjadi wadah yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana di lingkungannya sendiri.
"Melalui KSB, keluarga bisa belajar bagaimana mengantisipasi dan menangani bencana di wilayahnya sendiri," tutupnya.
Reporter : Mutiara Putri Nurrohmah
60 PERSEN WILAYAH KOTA BANDUNG TERANCAM SESAR LEMBANG, DINSOS FOKUSKAN PEMBERDAYAAN LEWAT KSB
Sumber : Humas Dinas Sosial Kota Bandung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar
Posting Komentar