Bandung- Siapa bilang jadi anak kos itu harus hidup serba irit dan rela makan mi instan di akhir bulan? Di Bandung, para mahasiswa punya jurus rahasia biar tetap bisa jajan enak tanpa bikin dompet kering namanya aplikasi Qpon.
Aplikasi ini lagi ramai dibicarakan karena bisa bikin harga makanan yang biasanya delapan ribuan, turun jadi cuma seribu rupiah. Buat sebagian mahasiswa, Qpon pertama kali dikenal bukan dari iklan, tapi dari obrolan santai di kelas atau grup WhatsApp kampus. Rasa ingin tahu itu pun akhirnya berubah jadi kebiasaan setiap ada promo baru, kabarnya langsung menyebar cepat dari satu tongkrongan ke tongkrongan lain.
"Awalnya tuh lihat temen bisa beli minuman seharga delapan ribu jadi seribu, langsung penasaran dong!" ujar salah satu pengguna.
Promo seribu rupiah itu kebanyakan berlaku di gerai makanan yang sudah akrab di telinga mahasiswa Bandung seperti Momoyo, minuman kekinian, ayam berkah bersih, sampai roti O buat sarapan pagi. Bagi mereka, Qpon bukan sekadar aplikasi potongan harga, tapi semacam penyelamat tanggal tua yang bisa bikin tetap nongkrong tanpa rasa bersalah.
"Kalau ada yang murah, kenapa harus yang mahal?" tambah pengguna lainnya sambil tertawa.
Pengalaman pakai Qpon pun beragam. Ada yang merasa seru banget karena bisa jajan bareng teman sambil berebut promo tercepat, ada juga yang sempat bingung di awal.
"Kirain diskonnya otomatis, ternyata harus scan dulu di kasir," ungkap salah satu mahasiswa sambil mengingat pengalamannya.
Namun, setelah terbiasa, semuanya jadi terasa gampang tinggal buka aplikasi, pilih promo, bayar pakai QRIS, beres. Beberapa pengguna juga punya cerita lucu tersendiri. Ada yang sampai dikerubungi ibu-ibu di toko karena penasaran sama caranya pakai Qpon, akhirnya yang pakai aplikasi Qpon pun banyak bukan hanya dikalangan anak kos saja.
"Bayangin aja, jajan yang biasanya delapan ribu, jadi seribu. Udah gitu, sambil ngantri dapet doa dari ibu-ibu di sana juga berkat saya ngasih tau cara pakai Qpon" kata salah satu pengguna lain.
Di balik itu semua, mereka sepakat satu hal hematnya nyata, sensasinya juga ada. Meski niat awalnya buat menghemat, tidak sedikit yang mengaku malah jadi makin sering jajan.
"Awalnya biar irit, tapi lama-lama tiap lewat toko mikir, 'ah cuma seribu, masa nggak beli?'" ungkap pengguna Qpon.
Mereka juga menyadari, selama tetap bisa atur uang jajan, promo ini justru membantu banget. Beberapa bahkan menabung sisa uangnya buat kebutuhan lain. Di sisi lain, ada juga yang merasa Qpon membuat hidup anak kos jadi lebih terorganisir. Mereka bisa ngatur pengeluaran dengan jelas, tahu kapan harus hemat, kapan boleh manjain diri sedikit.
"Minimal, nggak tiap hari mi instan lagi," kata salah satu mahasiswa bangga.
Bagi banyak pengguna, Qpon bukan cuma soal harga murah. Aplikasi ini juga membawa semangat kebersamaan. Mahasiswa jadi sering berbagi info, ngajarin cara pakai ke teman, bahkan ke keluarga di rumah.
"Lucunya, ibu aku juga ikut nanya gimana caranya biar bisa beli makanan murah kayak aku," ujar salah satu pengguna.
Kalau diminta kasih saran, banyak yang berharap Qpon bisa kerja sama dengan lebih banyak tempat makan dari kafe hits, laundry, sampai warung makan murah.
"Pengen banget Qpon ada promo buat laundry , gacoan sama makanan berat kayak ayam geprek, ayam recheese satu ekor atau nasi goreng," kata semua pengguna.
Buat anak kos, promo bukan cuma soal jajan, tapi soal bertahan hidup dengan gaya. Fenomena Qpon ini jadi bukti kalau kreativitas anak muda tidak ada habisnya, bahkan dalam hal menghemat uang jajan. Dengan modal seribu rupiah, mereka bukan cuma bisa makan enak, tapi juga menikmati momen kebersamaan dan cerita seru di balik setiap transaksi.
Reporter: Shakira Putri Anisa, KPI/5A
Aplikasi ini lagi ramai dibicarakan karena bisa bikin harga makanan yang biasanya delapan ribuan, turun jadi cuma seribu rupiah. Buat sebagian mahasiswa, Qpon pertama kali dikenal bukan dari iklan, tapi dari obrolan santai di kelas atau grup WhatsApp kampus. Rasa ingin tahu itu pun akhirnya berubah jadi kebiasaan setiap ada promo baru, kabarnya langsung menyebar cepat dari satu tongkrongan ke tongkrongan lain.
"Awalnya tuh lihat temen bisa beli minuman seharga delapan ribu jadi seribu, langsung penasaran dong!" ujar salah satu pengguna.
Promo seribu rupiah itu kebanyakan berlaku di gerai makanan yang sudah akrab di telinga mahasiswa Bandung seperti Momoyo, minuman kekinian, ayam berkah bersih, sampai roti O buat sarapan pagi. Bagi mereka, Qpon bukan sekadar aplikasi potongan harga, tapi semacam penyelamat tanggal tua yang bisa bikin tetap nongkrong tanpa rasa bersalah.
"Kalau ada yang murah, kenapa harus yang mahal?" tambah pengguna lainnya sambil tertawa.
Pengalaman pakai Qpon pun beragam. Ada yang merasa seru banget karena bisa jajan bareng teman sambil berebut promo tercepat, ada juga yang sempat bingung di awal.
"Kirain diskonnya otomatis, ternyata harus scan dulu di kasir," ungkap salah satu mahasiswa sambil mengingat pengalamannya.
Namun, setelah terbiasa, semuanya jadi terasa gampang tinggal buka aplikasi, pilih promo, bayar pakai QRIS, beres. Beberapa pengguna juga punya cerita lucu tersendiri. Ada yang sampai dikerubungi ibu-ibu di toko karena penasaran sama caranya pakai Qpon, akhirnya yang pakai aplikasi Qpon pun banyak bukan hanya dikalangan anak kos saja.
"Bayangin aja, jajan yang biasanya delapan ribu, jadi seribu. Udah gitu, sambil ngantri dapet doa dari ibu-ibu di sana juga berkat saya ngasih tau cara pakai Qpon" kata salah satu pengguna lain.
Di balik itu semua, mereka sepakat satu hal hematnya nyata, sensasinya juga ada. Meski niat awalnya buat menghemat, tidak sedikit yang mengaku malah jadi makin sering jajan.
"Awalnya biar irit, tapi lama-lama tiap lewat toko mikir, 'ah cuma seribu, masa nggak beli?'" ungkap pengguna Qpon.
Mereka juga menyadari, selama tetap bisa atur uang jajan, promo ini justru membantu banget. Beberapa bahkan menabung sisa uangnya buat kebutuhan lain. Di sisi lain, ada juga yang merasa Qpon membuat hidup anak kos jadi lebih terorganisir. Mereka bisa ngatur pengeluaran dengan jelas, tahu kapan harus hemat, kapan boleh manjain diri sedikit.
"Minimal, nggak tiap hari mi instan lagi," kata salah satu mahasiswa bangga.
Bagi banyak pengguna, Qpon bukan cuma soal harga murah. Aplikasi ini juga membawa semangat kebersamaan. Mahasiswa jadi sering berbagi info, ngajarin cara pakai ke teman, bahkan ke keluarga di rumah.
"Lucunya, ibu aku juga ikut nanya gimana caranya biar bisa beli makanan murah kayak aku," ujar salah satu pengguna.
Kalau diminta kasih saran, banyak yang berharap Qpon bisa kerja sama dengan lebih banyak tempat makan dari kafe hits, laundry, sampai warung makan murah.
"Pengen banget Qpon ada promo buat laundry , gacoan sama makanan berat kayak ayam geprek, ayam recheese satu ekor atau nasi goreng," kata semua pengguna.
Buat anak kos, promo bukan cuma soal jajan, tapi soal bertahan hidup dengan gaya. Fenomena Qpon ini jadi bukti kalau kreativitas anak muda tidak ada habisnya, bahkan dalam hal menghemat uang jajan. Dengan modal seribu rupiah, mereka bukan cuma bisa makan enak, tapi juga menikmati momen kebersamaan dan cerita seru di balik setiap transaksi.
Reporter: Shakira Putri Anisa, KPI/5A
Tidak ada komentar
Posting Komentar