Vokaloka, Kabupaten Bandung – Pemerintah Desa Cileunyi Kulon terus berupaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warganya. Upaya ini tidak hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.
Menurut Iyus selaku Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Cileunyi Kulon penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi langkah awal yang strategis. "BLT membantu warga yang membutuhkan agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi. Tapi kami ingin lebih dari itu. Kami ingin warga memiliki kesempatan untuk mandiri dan bisa mengembangkan potensi mereka," ujarnya saat ditemui di kantor Desa Cileunyi Kulon, Senin (22/9).
Selain bantuan tunai, Desa Cileunyi Kulon juga fokus pada penguatan sektor ekonomi lokal. Salah satunya melalui pelatihan digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Program ini dirancang agar pelaku usaha kecil dapat memasarkan produk mereka melalui platform online, menjangkau lebih banyak konsumen, dan meningkatkan omzet. "Sekarang banyak warga yang mulai beralih ke penjualan online. Dengan pelatihan ini, kami ingin UMKM desa tidak tertinggal dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas," jelas Iyus.
Program pemberdayaan masyarakat lainnya mencakup pembentukan kelompok usaha bersama, penguatan koperasi, serta pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Strategi ini dirancang agar warga tidak hanya mengandalkan bantuan sosial, tetapi juga bisa menciptakan sumber penghasilan tambahan. "Dengan cara ini, masyarakat belajar mengelola usaha mereka sendiri, meningkatkan pendapatan, dan lebih percaya diri," sambungnya.
Dampak dari program ini mulai dirasakan oleh warga. Beberapa pelaku UMKM yang sebelumnya hanya berjualan offline, kini mulai menjajakan produk melalui aplikasi digital. Hasilnya, omset mereka mulai meningkat, meski secara bertahap.
Bapak Iyus menegaskan bahwa strategi menekan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan finansial. Pendekatan yang berkelanjutan melalui peningkatan keterampilan, akses pasar, dan peluang usaha baru menjadi kunci keberhasilan. "Target kami jelas, kemiskinan di Cileunyi Kulon harus terus menurun setiap tahunnya. Itu hanya bisa tercapai jika warga aktif terlibat dalam setiap program," tegasnya.
"Dengan kombinasi antara bantuan sosial dan program pemberdayaan, Desa Cileunyi Kulon berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan Sejahtera" pungkas Iyus.
Reporter: Muhamad Alan Azizal KPI 5 A
Menurut Iyus selaku Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Cileunyi Kulon penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) menjadi langkah awal yang strategis. "BLT membantu warga yang membutuhkan agar kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi. Tapi kami ingin lebih dari itu. Kami ingin warga memiliki kesempatan untuk mandiri dan bisa mengembangkan potensi mereka," ujarnya saat ditemui di kantor Desa Cileunyi Kulon, Senin (22/9).
Selain bantuan tunai, Desa Cileunyi Kulon juga fokus pada penguatan sektor ekonomi lokal. Salah satunya melalui pelatihan digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Program ini dirancang agar pelaku usaha kecil dapat memasarkan produk mereka melalui platform online, menjangkau lebih banyak konsumen, dan meningkatkan omzet. "Sekarang banyak warga yang mulai beralih ke penjualan online. Dengan pelatihan ini, kami ingin UMKM desa tidak tertinggal dan bisa bersaing di pasar yang lebih luas," jelas Iyus.
Program pemberdayaan masyarakat lainnya mencakup pembentukan kelompok usaha bersama, penguatan koperasi, serta pengembangan sektor pertanian dan peternakan. Strategi ini dirancang agar warga tidak hanya mengandalkan bantuan sosial, tetapi juga bisa menciptakan sumber penghasilan tambahan. "Dengan cara ini, masyarakat belajar mengelola usaha mereka sendiri, meningkatkan pendapatan, dan lebih percaya diri," sambungnya.
Dampak dari program ini mulai dirasakan oleh warga. Beberapa pelaku UMKM yang sebelumnya hanya berjualan offline, kini mulai menjajakan produk melalui aplikasi digital. Hasilnya, omset mereka mulai meningkat, meski secara bertahap.
Bapak Iyus menegaskan bahwa strategi menekan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan finansial. Pendekatan yang berkelanjutan melalui peningkatan keterampilan, akses pasar, dan peluang usaha baru menjadi kunci keberhasilan. "Target kami jelas, kemiskinan di Cileunyi Kulon harus terus menurun setiap tahunnya. Itu hanya bisa tercapai jika warga aktif terlibat dalam setiap program," tegasnya.
"Dengan kombinasi antara bantuan sosial dan program pemberdayaan, Desa Cileunyi Kulon berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan Sejahtera" pungkas Iyus.
Reporter: Muhamad Alan Azizal KPI 5 A
Tidak ada komentar
Posting Komentar