Kepada Redaksi,
Saya menulis surat ini sebagai warga Kota Bandung yang merasa lelah sekaligus sedih melihat kembali munculnya kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang menyeret pejabat publik di kota kami. Berita mengenai ditetapkannya Wakil Wali Kota Bandung dan seorang Anggota DPRD sebagai tersangka sungguh menjadi pukulan bagi warga yang selama ini berharap pada pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.
Sebagai warga biasa, kami mungkin tidak memahami detail hukum seperti pasal berapa atau juncto apa yang digunakan penyidik. Tetapi satu hal yang kami pahami dengan sangat jelas: jabatan publik adalah amanah. Amanah yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki pelayanan masyarakat, bukan untuk mempercantik kepentingan kelompok tertentu.
Yang lebih memprihatinkan, kasus seperti ini bukan yang pertama dan entah sampai kapan akan menjadi yang terakhir. Dalam berita disebutkan bahwa para tersangka diduga meminta paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa kepada sejumlah pejabat SKPD, lalu menyerahkannya kepada pihak terafiliasi.
Bagi kami yang setiap hari berhadapan dengan pelayanan publik, ini bukan sekadar laporan hukum ini adalah cermin retak dari moral pejabat yang mestinya menjadi contoh.
Warga Bandung butuh pemimpin yang dapat kami percaya. Bukannya pejabat yang sibuk melobi proyek atau memperkuat jaringan kepentingan. Setiap rupiah dari anggaran kota semestinya kembali kepada rakyat, bukan berbelok ke kantong pribadi atau kelompok.
Kami juga memahami bahwa proses hukum harus dijalankan sesuai mekanisme dan asas praduga tak bersalah tetap melekat. Namun, kami tetap berharap prosesnya transparan dan tidak mandek di tengah jalan. Warga sudah terlalu sering melihat kasus-kasus besar meredup begitu saja tanpa penjelasan.
Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan suara kecil masyarakat: kami tidak butuh pejabat yang sempurna, tetapi kami butuh pejabat yang jujur. Kami tidak meminta banyak, hanya pemerintahan yang bekerja untuk kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi.
Semoga aparat penegak hukum dapat menuntaskan kasus ini secara adil dan terbuka. Dan semoga para pemimpin kota bisa kembali menunjukkan bahwa Bandung tidak hanya indah dari luar, tetapi juga kuat dalam integritas pemimpinnya.
Hormat saya,
Lutfiah Nurrahma Faisal, Astana Anyar, Kota Bandung
1 komentar
Memang kesabaran warag indo ini selalu di uji ya, ga berhenti-henti. korupsi harus di berantas
Posting Komentar