Redaksi Yth: Perihal : Ketegasan dan Keseriusan Tangani Perundungan di Sekolah

Saya membaca tajuk rencana Kompas "Mengatasi Perundungan di Sekolah" dengan penuh keprihatinan. Kasus perundungan yang kembali terjadi, hingga merenggut nyawa seorang siswa, menunjukkan bahwa sekolah kita masih jauh dari aman bagi anak-anak. 

Apa yang disampaikan dalam opini tersebut sangat tepat, perundungan bukan hanya persoalan disiplin, tetapi persoalan sosial-psikologis yang membutuhkan penanganan menyeluruh. Saya sepakat bahwa deklarasi "sekolah aman dan ramah anak" tidak akan memiliki dampak berarti jika tidak disertai langkah konkret, mulai dari pelatihan guru, penguatan karakter siswa, hingga keterlibatan keluarga. 

Sayangnya, masih banyak sekolah yang hanya menuntaskan persoalan perundungan di permukaan tanpa menggali akar masalah, seperti relasi kuasa antar-siswa, kurangnya kehadiran orang dewasa yang mampu menjadi teladan, dan budaya sekolah yang belum sepenuhnya mendukung empati serta saling menghormati. 

 Pemerintah sudah mengeluarkan banyak regulasi, termasuk aturan mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan. Namun implementasinya masih lemah. Banyak guru belum memperoleh pelatihan yang memadai, sementara siswa belum diberi ruang untuk belajar keterampilan sosial yang dapat mencegah konflik sejak dini. 

 Saya berharap sekolah dan pemerintah benar-benar menjadikan isu ini sebagai prioritas. Perlindungan terhadap anak tidak boleh berhenti pada wacana. Setiap anak berhak datang ke sekolah dengan rasa aman, bukan dengan rasa takut. 

 Hormat saya 
 Devita Maharani 
 [Bandung ]



Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo