Ayi Nasrudin ketika menyampaikan materi pembelajaran di Aula BDK Bandung, Rabu (01/10). (Sumber Foto: Rendi Priatna)
Bandung — Untuk meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab, para peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung mengikuti kegiatan praktik kesiapsiagaan bela negara pada Rabu, (01/10).
Kegiatan ini mencakup pembelajaran mengenai tata upacara serta formasi duduk dalam acara dinas, yang menjadi bagian penting dari etika kedinasan. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami tata cara yang benar, tetapi juga mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme, disiplin, dan profesionalisme sebagai calon aparatur negara.
Pelatihan dipandu langsung oleh tim widyaiswara BDK Bandung, yakni Bapak Ayi Nasrudin dan Ibu Atiyah Suharti. Dengan metode pembelajaran yang komunikatif dan menyenangkan, para peserta tampak antusias serta aktif mengikuti rangkaian kegiatan.
Tercatat, sekitar 120 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari tiga kelompok, masing-masing berjumlah 30 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, antara lain Kabupaten Bandung, Kota Banjar, Kota Bandung, Kabupaten Cirebon, serta sejumlah daerah lainnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap, kedisiplinan, dan etika kedinasan. Dengan adanya praktik kesiapsiagaan bela negara ini, peserta Latsar diharapkan siap menjadi aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai bela negara.
Reporter: Rendi Priatna & M Mahruz Altar Jiranda
Tidak ada komentar
Posting Komentar