Bandung, 10 Desember 2025 - TNI Angkatan Udara Lanud Husein Sastranegara bersama SMA Negeri 9 Bandung melaksanakan penyerahan bantuan kemanusiaan dalam program Peduli Sumatera sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera Selatan dan Sumatera Barat. Bantuan diserahkan secara simbolis di area Lanud Husein Sastranegara pada Rabu pagi.
Bantuan yang dikumpulkan berupa paket logistik seperti makanan siap saji, air mineral, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, obat-obatan, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya. Program ini merupakan hasil penggalangan dari siswa, guru, dan komite sekolah SMA Negeri 9 Bandung yang kemudian diserahkan kepada TNI AU untuk didistribusikan ke daerah bencana menggunakan pesawat angkut militer.
Komandan Lanud Husein Sastranegara menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi para siswa. "Kami sangat mengapresiasi kepedulian dari SMA Negeri 9 Bandung. Kerja sama seperti ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi nilai penting dalam masyarakat kita. TNI AU siap memastikan bantuan ini sampai kepada warga yang membutuhkan," ujarnya dalam sambutan resmi.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 9 Bandung menegaskan bahwa kegiatan sosial ini menjadi bagian dari pembinaan karakter bagi siswa. "Kami ingin menanamkan nilai empati dan solidaritas kepada para siswa. Bantuan ini adalah bukti bahwa mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar berkontribusi bagi kemanusiaan," jelasnya.
Beberapa siswa yang turut hadir dalam penyerahan bantuan mengungkapkan rasa bangga dapat terlibat dalam aksi sosial tersebut. Mereka berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban dan mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
Bantuan Peduli Sumatera ini rencananya dikirimkan secara bertahap melalui jalur udara sejak 11 Desember 2025 sebagai bagian dari misi kemanusiaan TNI AU. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas nasional dan mendorong lebih banyak pihak untuk ikut berpartisipasi dalam aksi-aksi sosial serupa.
Reporter : Eva Dwi, KPI/5B
Tidak ada komentar
Posting Komentar