Kesiapsiagaan Bencana di Sumatra Perlu Diperkuat


Belakangan ini Indonesia kembali dilanda banjir dan longsor besar di berbagai daerah, terutama di Sumatra dan Aceh. Menurut laporan media internasional seperti The Guardian dan Al Jazeera, lebih dari satu juta warga harus mengungsi, ribuan rumah mengalami kerusakan, dan jumlah korban jiwa terus bertambah. Situasi ini memperlihatkan betapa rentannya kawasan permukiman kita terhadap bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi.

 

Frekuensi banjir dan longsor yang meningkat menunjukkan bahwa persoalan ini bukan hanya soal curah hujan ekstrem, tetapi juga lemahnya mitigasi risiko, kerusakan lingkungan, serta infrastruktur drainase yang tidak memadai. Banyak wilayah masih minim tempat evakuasi, sistem informasi kebencanaan belum merata, dan koordinasi bantuan sering terlambat tiba di lokasi terdampak.

 

Momentum bencana besar ini semestinya menjadi pengingat bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana secara menyeluruh, mulai dari perbaikan tata ruang, rehabilitasi lingkungan, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga penataan ulang daerah rawan banjir dan longsor. Kebijakan jangka panjang perlu diprioritaskan agar tidak setiap tahun masyarakat menghadapi penderitaan yang sama.

 

Saya berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih serius dalam membangun sistem mitigasi yang cepat, terpadu, dan berbasis data, sehingga keselamatan warga dapat lebih terjamin pada musim hujan berikutnya.

 

Syahiratul Maghfiroh, KPI 5B

1 komentar

az zaheedy mengatakan...

sangat prihatin untuk korban bencana disana

© all rights reserved
made with by templateszoo