Kajian Istimewa Bersama Ustadz Maulana Mengenai Hidup Tenang Rezeki Datang di Masjid Raya Al Jabbar Bandung

Bandung – Suasana Masjid Raya Al Jabbar Bandung, Jawa Barat pada sabtu (11/10/2025) terasa semakin hangat dan penuh semangat pada pelaksanaan kajian istimewa bertema "Hidup Tenang Rezeki Datang" yang disampaikan oleh Ustadz Maulana, da'i nasional yang dikenal dengan gaya ceramahnya penuh dengan enerjik dan penuh makna. 

Dalam kajian istimewa tersebut, Ustadz Maulana mengajak para jamaah untuk memahami makna rezeki secara luas. Menurutnya selama ini banyal orang yang memaknai rezeki hanya sebatas materi atau uang saja, padahal makna rezeki lebih dari pada itu, menurut beliau bisa berupa kesehatan jasmani, teman yang baik dan bahkan ketenangan hati merupakan bagian dari makna rezeki. "Kita sering kali berpikir rezeki itu hanya uang, padahal Allah memberi banyak bentuk rezeki yang sring tidak kita sadari," ujarnya

Dalam tausiyahnya Ustadz Maulana menekankan pentingnya berbaik sangka kepada Allah dalam urusan rezeki. "Allah itu maha baik, kadang orang miskin makan banyak, tapi orang kaya makannya diatur. Jadi jangan ukur rezeki hanya dari jumlah, tapi keberkahan," ujarnya. Ia mengajak para jamaah untuk tidak sempit dalam memaknai rezeki, karena setiap nikmat yang diberikan Allah sekecil apapun itu adalah bagian rezeki yang sepatutnya kita syukuri.

Ustadz Maulana juga menjelaskan bahwa kita harus menjeput rezeki, karena umat muslim harus memiliki tigas sikap utama, yaitu giat, amanah dan tanggung jawab. "Kalau mau rezeki datang harus rajin bergerak, bisa dipercaya dan bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan" jelasnya sambil memberi semangat kepada para jamaah. Beliau menambahkan bahwa contoh nyata dalam menjemput rezeki bisa dilihat dari kisah Siti Hajar, yang penuh semangat dan penuh keyakinan berlari antara bukit safa dan marwah untuk mecari air bagi Nabi Ismail. "Siti Hajar tidak diam, ia bergerak. Itulah bukti bahwa usaha adalah bagian penting dari datangnya rezeki," tuturnya

Lebih lanjut, Ustadz Maulana menjelaskan bahwa esensi dari rezeki bukan hanya pada apa yang kita miliki, tetapi apa yang dimanfaatkan dengan baik. "Rezeki yang dimakan menjadi darah daging kita, rezeki yang dipakai menjadi kebahagiaan kita, dan rezeki yang disedekahkan menjadi amal yang akan kita bawa ke akhirat," paparnya dengan penuh makna. Melalui kajian yang penuh hikmah ini, Ustadz Maulana mengajak seluruh jamaah untuk memperluas pandangan mengenaik rezeki, menanamkan rasa bersyukur dan terus berusaha dengan penuh keyakinan bahwa rezeki datang bersama ketenangan hati dan keikhlasan kepada Allah SWT

Note :
Tugas Matkul Teknik Penulisan berita, artikel dan feature
Mahasiswa : Tb Ahmad Faiz Kamil dan M Reza Firdaus
Kelas : KPI 5C
NIM : 1234020108 dan 1234020116

Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo