Disiplin dan Dedikasi Sekretaris Lurah Cipadung untuk Masyarakat


Vokaloka, Bandung - Pagi baru saja merekah di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru. Udara masih lembap, sinar matahari menembus kaca jendela kantor yang mulai ramai oleh langkah pegawai. Di antara suara printer dan deru kipas angin, Subeni, S.Ap., M.Si. tampak menata berkas di mejanya. Gerakannya teratur, cekatan, dan penuh ketenangan sebuah rutinitas yang ia jalani setiap hari sebelum jam kerja dimulai.

Dalam kesehariannya, Subeni memastikan seluruh kegiatan perkantoran berjalan sesuai aturan, mulai dari absensi pegawai, kebersihan lingkungan, hingga kebutuhan alat tulis kantor. Latar belakang pendidikannya di bidang administrasi publik menjadikannya pribadi yang sistematis dan teliti dalam bekerja. Rekan-rekannya menilai ia sebagai pemimpin yang tegas namun tetap hangat dalam membina hubungan kerja.

"Saya selalu berusaha datang lebih pagi supaya pelayanan bisa langsung siap ketika masyarakat datang. Disiplin bagi saya bukan hanya soal waktu, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap masyarakat," ujar Subeni, menggambarkan prinsip yang ia pegang selama ini.

Kariernya di dunia pemerintahan telah dimulai sejak tahun 1998 sebagai tenaga kontrak, hingga akhirnya diangkat sebagai pegawai tetap pada 2008. Pengabdiannya selama lebih dari dua dekade membuatnya memahami dinamika birokrasi dari berbagai sisi. Tantangan terberat yang pernah ia hadapi terjadi saat pandemi COVID-19 dan masa pemilihan umum, ketika beban kerja meningkat tajam. Meski begitu, ia tetap berupaya menjaga pelayanan kepada masyarakat agar berjalan optimal.

Selain dikenal disiplin, Subeni juga berupaya menciptakan suasana kerja yang harmonis. Ia kerap mengadakan kegiatan bersama seperti makan siang atau rekreasi singkat untuk mempererat kekompakan antarpegawai. Baginya, kerja sama yang baik akan menciptakan pelayanan publik yang maksimal.

Menutup perbincangan, Subeni menyampaikan harapannya agar semangat disiplin dan tanggung jawab terus dijaga oleh seluruh perangkat kelurahan. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik adalah amanah yang harus dijalankan dengan hati. Menurutnya, kantor adalah rumah kedua bagi para pegawai kelurahan, jadi siapapun nanti yang akan menjadi pemimpin setelah saya semoga tetap menjunjung kerja yang tulus dan tepat waktu.

Reporter : Hanifa Syahida Fauziyah (KPI/5B)



1 komentar

Syahiratul Maghfiroh mengatakan...

Kisah inspiratif tentang dedikasi seorang pelayan publik. Figur seperti Sekretaris Lurah Cipadung ini adalah teladan yang dibutuhkan. Terima kasih sudah membagikan cerita leadership yang kuat ini, Kak Hanifah

© all rights reserved
made with by templateszoo