Vokaloka.com, Bandung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan sejak Agustus 2025 di SMK Bandung Timur mendapat tanggapan positif dari para siswa. Program ini dinilai membantu meringankan pengeluaran harian sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya makan bergizi di kalangan pelajar.
Sejak awal pelaksanaannya, seluruh siswa di SMK Bandung Timur mendapatkan jatah makan bergizi setiap hari. Makanan diambil oleh perwakilan siswa dari masing-masing kelas di kantin sekolah, kemudian dibagikan kepada teman-temannya di kelas. Hal ini dilakukan untuk menjaga keteraturan dan memastikan seluruh siswa menerima porsi yang sama.
Setiap paket MBG disusun berdasarkan prinsip empat sehat lima sempurna. Menu biasanya terdiri dari nasi sebagai sumber karbohidrat, lauk pauk seperti ayam atau tahu sebagai protein, sayuran, serta buah segar seperti anggur atau stroberi. Dalam beberapa waktu juga disajikan menu variasi lain, seperti baso tahu atau lauk tambahan yang disesuaikan dengan jadwal mingguan.
Salah satu siswa kelas XI jurusan Akuntasi Hotel, Algi, mengaku bahwa program ini sangat membantu dalam menghemat pengeluaran sehari-hari.
"Lebih hemat uang jajan. Biasanya kalau istirahat suka jajan, tapi sekarang jarang," ungkapnya sambil tersenyum.
Menurut Algi, rasa makanan yang disediakan tergolong enak dan bervariasi, walaupun ia berharap porsi nasi bisa lebih banyak untuk siswa laki-laki.
"Makanannya enak, lauknya mantap. Cuma nasinya kadang kurang kalau buat cowok," ujarnya.
Algi juga memberikan saran agar kebersihan wadah makanan dan kualitas buah dapat lebih diperhatikan.
"Wadahnya sebaiknya lebih bersih. Kadang masih ada kotoran atau buah yang busuk. Kalau bisa dikasih alas plastik dulu biar lebih higienis," sarannya.
Hal senada diungkapkan oleh Inez, salah satu siswi yang juga mengikuti program MBG. Ia merasa program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tapi juga membuat siswa lebih memperhatikan asupan gizi mereka.
"Programnya bagus banget, bikin kita lebih hemat dan bisa makan makanan sehat tanpa keluar uang," katanya.
Pihak sekolah menilai program ini membawa banyak manfaat. Selain membantu kebutuhan gizi siswa, MBG juga mendorong semangat belajar karena siswa bisa makan siang tanpa harus memikirkan biaya tambahan. Kehadiran program ini pun disambut baik oleh guru dan orang tua, karena membantu menumbuhkan kebiasaan makan sehat di lingkungan sekolah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antusiasme siswa terhadap MBG cukup tinggi. Banyak dari mereka yang menilai makanan terasa lezat dan bergizi, meskipun beberapa siswa memberikan masukan agar porsi dan kebersihan terus diperhatikan. Sekolah berharap program ini dapat terus berlanjut karena dampaknya terasa langsung terhadap kesejahteraan siswa.
Dengan adanya program MBG, SMK Bandung Timur berupaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan inklusif. Melalui makanan bergizi dan kebersamaan di sekolah, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, sehat, dan peduli terhadap gaya hidup seimbang.
Reporter: Dhia Disti Salsabila, KPI 5/B
2 komentar
semoga konsisten, lanjutkan programnya
Mantap, semoga pemerintah dapat meningkatkan kualitas program ini
Posting Komentar