VOKALOKA.COM, Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan 2025, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jawa Barat menggelar rangkaian kegiatan edukatif dan rekreatif pada 14–26 September 2025. Beragam acara disiapkan, mulai dari seminar, pelatihan transformasi perpustakaan, bazar buku murah, lokakarya, perlombaan, hingga nonton bareng film dokumenter. Semua itu dirancang untuk mendekatkan masyarakat pada dunia literasi.
Dengan mengusung tema "Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa untuk Mewujudkan Jawa Barat Istimewa", acara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk melihat sisi lain perpustakaan. Perpustakaan tidak hanya dikenal sebagai lembaga yang serius dan sunyi, tetapi juga hidup dengan aktivitas kreatif yang mampu menginspirasi.
Kepala Dispusipda Jawa Barat, Drs. Kusmana Hartadji, M.M., menegaskan bahwa perpustakaan berperan strategis dalam memperluas literasi, menyediakan pengetahuan, serta memperkokoh daya saing dan martabat bangsa. "Perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi, membuka akses pengetahuan serta memperkuat daya saing dan martabat bangsa. Melalui perpustakaan kita membangun masyarakat yang cerdas, inklusif dan sejahtera," ujarnya.
Sejumlah kegiatan telah berlangsung sejak awal rangkaian, salah satunya seminar literasi dan webinar bertema membangun literasi keluarga yang dilaksanakan hari Senin, 22 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan pustakawan akademisi yakni Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M. Si., dan Dr. Oom Nurrohmah, M. Si. yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam menumbuhkan budaya baca serta membentuk karakter literat sejak usia dini.
Webinar tersebut dilaksanakan secara online melalui zoom meeting yang diikuti lebih dari 500 peserta dari seluruh penjuru Jawa Barat. Pemateri juga menyoroti bahwa orang tua memiliki peran strategis dalam mengenalkan anak pada bahan bacaan yang berkualitas, sekaligus menjadi teladan dalam mengakses pengetahuan. Dengan begitu, literasi tidak hanya dibangun di sekolah atau perpustakaan, tetapi juga dipupuk di rumah sebagai fondasi utama pendidikan seumur hidup.
Selain itu, bazar buku murah yang digelar di halaman lobby Dispusipda Jawa Barat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Pengunjung dapat memperoleh berbagai koleksi buku dengan harga terjangkau, mulai dari literatur populer, buku anak, hingga referensi akademik. Antusiasme terlihat dari banyaknya pelajar, mahasiswa, hingga keluarga yang datang untuk berburu bacaan favorit mereka.
Nurin Zakiyyah selaku pengunjung mengaku rangkaian acara Hari Kunjung Perpustakaan 2025 menghadirkan pengalaman berbeda, sekaligus mendorong mereka untuk lebih sering berkunjung ke perpustakaan. "Acaranya menarik banget ya, karena ternyata enggak Cuma sehari kayak event lainya, terus acaranya banyak juga, tapi yang paling nagih sih ada bazar buku terus harganya juga terjangkau," ujarnya.
Terakhir, Dispusipda Jawa Barat mengajak masyarakat mengikuti lokakarya budaya literasi bagi generasi Z yang akan dilaksanakan hari Rabu, 24 September mendatang. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menikmati nonton bareng film dokumenter. Aktivitas ini menjadi cara unik untuk mendorong pengunjung belajar melalui visual dan cerita, sekaligus membuktikan bahwa perpustakaan bisa menjadi ruang hiburan yang mendidik.
Reporter: Fereel Muhamad Irsyad A/KPI 5A
Tidak ada komentar
Posting Komentar