Vokaloka, Bandung – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menggelar panen hasil Buruan SAE sekaligus membagikan paket pangan kepada anak-anak stunting dan lansia. Tingginya angka stunting di RW 09 Margasari, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, mendorong warga setempat untuk mengembangkan program Buruan SAE. Kegiatan berlangsung di Rumah Magot Buruan SAE Rw 09 Margasari Pada Kamis (25/9/2025) pukul 10.00 WIB.
Ketua Buruan SAE RW 09, Deni, mengatakan program ini lahir dari keterbatasan lahan yang diubah menjadi ladang pertanian perkotaan. Dari hasil panen pakcoy, sayuran lain, ikan, beras, telur, hingga tahu, terkumpul 100 paket pangan yangdibagikan kepada warga.
"Alhamdulillah panen kali ini bisa kita manfaatkan untuk membantu keluarga yang anaknya stunting maupun lansia. Mudah-mudahan bisa menambah asupan gizi," ujarnya.
Deni menambahkan, sejak awal program ini memang diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia menyebut, tahun pertama hanya bisa menyalurkan 30 paket, sementara tahun kedua meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi 100 paket.
"Ini bukti kalau kolaborasi warga denganDKPP bisa terus berkembang dan bermanfaat. Insyaallah tahun depan bisa lebih banyak lagi," katanya.
Selain membantu ketahanan pangan, Buruan SAE RW 09 Margasari juga berhasil mengintegrasikan program lingkungan, seperti pengelolaan sampah organik melalui rumah maggot dan kawasan bebas sampah. Atas upaya tersebut, RW 09 Margasari pernah mendapat penghargaan dari Kecamatan Buah Batu.
"Kami ingin bukan hanya menanam, tapi juga menjaga lingkungan. Hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan itu sangat berpengaruh," tutur Dedi.
Ucu, dari Bidang Pertanian DKPP Kota Bandung, menegaskan bahwa Buruan SAE memang dirancang sebagai urban farming terintegrasi yang mendukung ketahanan pangan kota.
"Kota itu kan bukan produsen pangan, melainkan konsumen. Maka lahan terbatas yang ada harus dimanfaatkan, minimal untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Intinya tetaplah menanam, meskipun di lahan sedikit. Insyaallah DKPP akan terus mendukung," jelasnya.
Salah seorang penerima manfaat, Neni, mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan pangan dari hasil panen Buruan SAE. Menurutnya, bantuan sayur, ikan, dan bahan pangan lainnya bisa langsung diolah untuk keluarganya.
"Alhamdulillah saya senang sekali dapat paket ini. Anak-anak bisa makan lebih sehat, gizinya juga lebih terjaga," ucapnya dengan wajah sumringah.
Neni berharap program serupa bisa terus berlanjut dan bahkan menjadi agenda rutin di lingkungannya.
"Mudah-mudahan bantuan seperti ini tidak hanya sekali-sekali, tapi bisa lebih sering, supaya anak-anak tumbuh lebih sehat dan kuat," katanya.
Program Buruan SAE yang digagas DKPP Kota Bandung ini menjadi bukti nyata bahwa warga bisa berperan aktif dalam mengatasi masalah stunting di lingkungannya. Dengan semangat kebersamaan, RW 09 Margasari tidak hanya menjaga ketahanan pangan keluarga, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Reporter: Seli Siti Amaliah Putri (KPI/5 B)
1 komentar
DKPP keren banget programnya
Posting Komentar