Trotoar di Jalan A.H. Nasution Cibiru Sulit Diakses Pejalan Kaki

Saya mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung ingin menyampaikan keluhan terkait kondisi trotoar di Jalan A.H. Nasution, tepatnya di depan Kampus I UIN Sunan Gunung Djati, Cibiru, Kota Bandung.

Trotoar di kawasan tersebut dalam keseharian banyak digunakan oleh pedagang kaki lima untuk berjualan. Akibatnya, pejalan kaki, termasuk mahasiswa dan warga sekitar, kesulitan melintas dan terpaksa berjalan di badan jalan yang padat oleh kendaraan bermotor. Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Selain mengganggu pejalan kaki, aktivitas jual beli di sisi jalan sering menyebabkan kendaraan berhenti sembarangan. Hal tersebut mempersempit ruas Jalan A.H. Nasution dan berdampak pada tersendatnya arus lalu lintas di kawasan Cibiru yang memang dikenal cukup padat.

Kami memahami bahwa pedagang kaki lima menggantungkan hidupnya dari aktivitas berjualan. Namun, penggunaan trotoar yang tidak sesuai peruntukannya perlu ditata agar tidak merugikan pengguna jalan lain. Diperlukan peran pemerintah daerah untuk melakukan penataan lokasi berdagang serta penegakan aturan penggunaan trotoar secara konsisten dan manusiawi.

Kami berharap pemerintah Kota Bandung dan dinas terkait dapat segera memberikan perhatian agar trotoar kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan ruang publik dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh semua pihak.

Hormat saya,
Mutiara Putri Nurrohmah

Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo