Siapkan Generasi Unggul, KUA Cibiru Selenggarakan Bimbingan Calon Pengantin

Cibiru – Di tengah meningkatnya angka perceraian di perkotaan, KUA Kecamatan Cibiru mencoba memberikan solusi dengan cara yang sederhana namun mendasar: membekali pasangan muda sejak sebelum mereka menikah. Melalui program bimbingan calon pengantin (bimwin), puluhan pasangan yang hadir pada Rabu (2/10) diajak merenungkan makna pernikahan, bukan sekadar sebagai seremoni, melainkan sebagai tanggung jawab membentuk generasi masa depan.

Bapak Nurdiana Yusuf selaku Kepala KUA menegaskan bahwa keluarga adalah benteng pertama dalam membangun masyarakat. "Jika keluarga rapuh, maka akan rapuh pula generasi penerus. Karena itu, kami ingin calon pengantin mendapat bekal ilmu dan sikap sebelum melangkah ke pelaminan," ujarnya.

Bimbingan tersebut tidak hanya menghadirkan penyuluh agama, tetapi juga konselor keluarga dan tenaga medis. Materi yang disampaikan mencakup cara mengelola emosi, pentingnya pola komunikasi sehat, hingga menjaga kesehatan reproduksi. Semua diarahkan pada satu tujuan yaitu membentuk keluarga yang kuat dan mampu melahirkan anak-anak yang cerdas, sehat,
dan berkarakter.

Salah seorang narasumber menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan. "Anak- anak belajar bukan dari apa yang kita katakan, tapi dari apa yang kita lakukan. Jika pasangan saling menghormati dan menjaga keharmonisan, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang positif," jelasnya.

Peserta pun merasa kegiatan ini membuka cara pandang baru. Andi (27), calon pengantin yang hadir bersama tunangannya, mengaku bimbingan ini membuatnya lebih siap menatap masa depan. "Saya jadi sadar bahwa menikah bukan hanya tentang kami berdua, tapi jugatentang anak-anak kami kelak, bahkan tentang masyarakat yang akan kami tinggali," tuturnya.

Dengan program ini, KUA Cibiru berharap keluarga-keluarga baru tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu menjadi pondasi bagi lahirnya generasi unggul generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai moral dan spiritual bangsa.

Reporter : Ade Tasya Aprilia & Permata Imaningsun – KPI 5C

Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo