RAMBUT RAPI KUNCI SESEORANG PERCAYA DIRI

Seiring dengan berkembangnya zaman, kini anak-anak Gen-Z sudah memahami tentang lifestyle
atau biasa di sebut dengan gaya hidup khususnya laki-laki. Gaya rambut sesorang dapat
meningkatkan rasa percaya diri mereka ketika sedang tampil di hadapan banyak orang. Karena
rambut menjadi salah satu bagian yang sangat penting dari gaya hidup yang tidak bisa dilepaskan
dalam kegiatan sehari-hari.
Jika di perhatikan gaya rambut orang zaman sekarang dengan zaman dulu itu berbeda. Zaman dulu
banyak orang yang suka rambut gondrong atau di kenal dengan gaya rambut yang berlapis-lapis.
Berbeda dengan zaman sekarang, zaman sekarang kebanyakan dari mereka lebih mengutamakan
gaya rambut yang simple dan lebih rapih. Bahkan gaya rambut laki-laki zaman sekarang mempunyai
nama yang sangat unik dan menarik seperti fade cut, crew cut, atau undercut telah menjadi pilihan
favorit anak-anak zaman sekarang. Karena dengan tampilannya yang tidak ribet, simple dan keren.
Hal ini di pengaruhi karena adanya media sosial yang terus update. Hingga tidak sedikit dari kaum
laki-laki yang mencari inspirasi potongan rambut yang keren seperti di TikTok, YouTube, Instagram
hal ini juga bahkan menjadi inspirasi bagi mereka yang kebingungan ingin gaya rambut apa yang
mereka inginkan.
Akan tetapi, di balik itu semua bahwa terdapat makna yang lebih mendalam yaitu ketika seseorang
mempunyai gaya rambut yang rapi sering di anggap sebagai seseorang yang peduli terhadap
penampilan dirinya, karena pada akhirnya rambut bukan hanya berbicara tentang soal gaya, akan
tetapi rambut adalah cara menunjukan siapa diri mereka tersebut. Sebagaimana yang telah di
katakana oleh salah seorang pemuda bernama Agung Kurniawan yang berusia 19 tahun. Menurutnya
"Menurut saya perkembangan gaya rambut saat ini itu loh itu lebih ke simple dari pada zaman dulu
karena kalau saya lihat itu zaman dulu rambutnya panjang-panjang tapi rapi karena kalau sekarang
ini mereka pendek dan simple itu berpengaruh terhadap gaya rambut karena karena orang berpikirnya
cocok dengan mode rambut seperti ini". Ujar Agung Kurniawan salah satu mahasiswa berusia 19
tahun tersebut.
Fenomena ini juga mencerminkan perubahan pola pikir generasi muda yang semakin modern dan
terbuka. Mereka mulai menyadari bahwa tampil rapi bukan berarti berlebihan, melainkan bagian dari
cara menghargai diri sendiri. Barbershop pun kini bukan sekadar tempat memotong rambut, tetapi juga menjadi ruang pertemuan dan interaksi sosial, tempat anak muda berbagi cerita sembari
memperbarui penampilannya.
Reporter: Nurmalik Aziz Zarkasi KPI/5/B



Tidak ada komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo