Kepada Yth. Vokaloka,
di tempat.
Saya ingin menyampaikan keluhan sekaligus masukan terkait kondisi parkir di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, terlebih di sekitar area depan gedung, fakultas, kantor yang saat ini terlihat tidak beraturan. Parkir kendaraan sering memakan badan jalan, motor menumpuk di sisi dan titik lintasan, sementara mobil parkir di area yang mempersempit jalur. Akibatnya, akses jalan menjadi terbatas, sirkulasi keluar-masuk tersendat, dan pejalan kaki ikut terdampak karena ruang lintas semakin sempit.
Kondisi ini bukan hanya "kurang enak dipandang", tetapi juga menimbulkan masalah nyata yaitu susah berjalan, potensi gesekan antar-kendaraan meningkat, dan arus kendaraan menjadi bottleneck pada jam sibuk. Yang terdampak bukan hanya pengguna motor (yang banyak dipakai mahasiswa), tetapi juga pengguna mobil (dosen, tenaga kependidikan, tamu kampus, dan layanan operasional) yang sama-sama membutuhkan sirkulasi yang aman dan tertib. Dalam keadaan tertentu, kondisi semrawut seperti ini juga berisiko menghambat akses darurat.
Saya berharap pihak kampus dan pengelola fasilitas dapat melakukan penataan yang lebih tegas dan sistematis, misalnya:
Zonasi parkir yang jelas: motor dan mobil dipisah, termasuk area khusus dosen/staf dan area tamu.
Marka, rambu, dan jalur satu arah (masuk–keluar) untuk mengurangi konflik arus.
Area drop-off agar kendaraan tidak berhenti sembarang di jalur utama.
Petugas parkir resmi + pengawasan rutin, termasuk sanksi untuk parkir yang menutup akses.
Optimalisasi lahan (penambahan kantong parkir, pengaturan kapasitas, atau parkir bertingkat bila memungkinkan) dan penataan ulang titik parkir yang saat ini memakan badan jalan.
Demikian surat pembaca ini saya sampaikan. Terima kasih.
Hormat saya,Fakhry Ahmad Alhusainiy
Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Bandung
Tidak ada komentar
Posting Komentar