Di masa depan, gaya hidup manusia akan semakin berorientas pada keseimbangan antara fisik, mental, dan alam. Aktivitas luar ruangan seperti panjat tebing tidak hanya menjadi oahraga ekstren, tetapi juga menjadi bagian dari tren gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Banyak orang akan mulai meninggalkan rutinitas kota yang sibuk untuk mencari ketenangan di alam terbuka.
"Sebenarnya awalnya takut sih, apalagi tebing kan tinggi, tapi karena awalnya maksa buat ngelawan rasa takut, jadi ngerasa keren juga sih, karena jarang orang yang panjat tebing," Ujar Afif salah satu mahasiswa UIN Bandung yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (MAHAPEKA). Menurutnya, panjat tebing adalah salah satu olahraga yang seru, karena sangat memacu adrenalin, dan memaksa diri kita untuk tetap tenang dalam kondisi yang sangat beresiko.
Saat ini, beberapa titik tebing yang ada di Jawa Barat, khususnya di Bandung. Beberapa tebing dialih fungsikan menjadi pertambangan. Hal ini jelas sangat bertentangan dengan organisasi pecinta alam, khususnya MAHAPEKA. Dikarenakan pertambangan yang dilakukan di tebing beresiko menyebabkan beberapa bencana alam, seperti longsor dan gempa.
Dengan adanya kegiatan panjat tebing di beberapa tebing yang terletak di Bandung, ini dapat mencegah dan melestarikan tebing-tebing agar terhindar dari pertambangan liar. Olahraga panjat tebing akhirnya menjadi salah satu olahraga esktrem yang sangat berpengaruh positif dalam menjaga keseimbangan alam.
Khususnya di MAHAPEKA sendiri, terdapat salah satu divisi yaitu panjat tebing. Divisi panjat tebing membuat peran penting dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat petualangan. Dengan teknologi yang terus berkembang, peralatan panjat tebing menjadi lebih safety dan efisien, namun nilai-niai dasar seperti solidaritas, keberanian, dan kepedulian terhadap alam tetap menjadi inti dari panjat tebing itu sendiri.
Beberapa orang pemanjat tebing mengatakan, kegiatan panjat tebing itu sendiri bukan hanya sekedar olahraga, tetapi juga hobi yang sekaligus menjaga dan merawat alam agar tetap lestari. Karena banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan apabila kita melestarikan tebing. Tebing berfungsi sebagai penahan erosi dan membantu menjaga kestabilan ekosistem di sekitarnya.
Tebing juga menjadi habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di area curam dan berbatu. Dari sisi ekonomi tebing sering dimanfaatkan sebagai objek wisata alam seperti fotografi dan panjat tebing itu sendiri. Dalam bidang pendidikan dan olahraga, tebing menjadi sarana pembelajaran bagi para pecinta alam dan anggota mapala untuk melatih fisik dan mental.
Selain itu, kegiatan di tebing juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam dan memperkuat nilai kerjasama antarindividu. Dengan demikian, tebing tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga manfaat besar bagi manusia dan lingkungan.
Penulis : Ziaulhaq Farras Ismail, Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Tidak ada komentar
Posting Komentar