Sumber foto: Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Keberadaan angkutan kota (angkot) masih menjadi salah satu transportasi yang digunakan oleh masyarakat Kota Bandung. Akan tetapi, perilaku sebagian sopir angkot ngetem sembarangan di jalan utama justru menimbulkan persoalan baru dalam lalu lintas. Sebagai pengguna jalan di Kota Bandung, saya cukup sering merasa terganggu dengan kebiasaan angkutan kota yang berhenti atau ngetem sembarangan di jalan utama. Jalan-jalan besar yang seharusnya menjadi jalur utama untuk melancarkan arus kendaraan justru sering tersendat karena angkot berhenti terlalu lama untuk menunggu penumpang.
Tidak jarang angkot berhenti terlalu lama di bahu jalan atau bahkan mengambil sebagian badan jalan. Akibatnya kendaraan yang berada di belakang angkot harus melambat secara mendadak. Kondisi ini tentu berpotensi menimbulkan kemacetan yang seharusnya bisa dihindari.
Saya memahami bahwa sopir angkot mencari penumpang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun kebiasaan ngetem di jalan utama justru merugikan pengguna jalan lain dan membahayakan keselamatan.
Menurut saya, perlu ada penertiban yang lebih tegas terkait titik berhenti angkot, khususnya di jalan-jalan utama Kota Bandung. Penyediaan halte yang jelas dan pengawasan rutin dari petugas lalu lintas bisa menjadi solusi agar angkot tetap bisa beroperasi tanpa mengganggu kelancaran jalan.
Hormat saya,
Fadiah Najlakayla Muliana, KPI 5B
1 komentar
Setujuuuu BANGET
Harusnyaa pemerintah ada kebijakan maslaah inii nihh.. soalnya ini salah satu yang bikin macet aduhh.. 😒
Posting Komentar