Cibiru – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, menggelar penyuluhan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin pada Rabu (1/10). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pasangan yang akan menikah dengan pemahaman mendalam mengenai kehidupan rumah tangga, hak dan kewajiban suami istri, serta strategi menjaga keharmonisan keluarga.
Dalam penyuluhan tersebut, para peserta mendapat materi seputar manajemen konflik, komunikasi efektif dalam rumah tangga, kesehatan reproduksi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Narasumber yang hadir meliputi penyuluh agama, konselor keluarga, serta perwakilan dari Puskesmas setempat.
Salah seorang peserta, calon pengantin mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. "Saya jadi lebih memahami pentingnya keterbukaan dan saling menghargai dalam pernikahan. Semoga apa yang saya dapatkan hari ini bisa diterapkan setelah berumah tangga nanti," ungkapnya.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini diikuti oleh 30 pasangan calon pengantin dari wilayah Cibiru dan sekitarnya. KUA Cibiru berencana untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin, sejalan dengan program Kementerian Agama dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Reporter : Ade Tasya Aprilia & Permata Imaningsun – KPI 5C
Kepala KUA Cibiru Bapak Nurdiana Yusuf dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan emosional sebelum melangsungkan pernikahan. "Pernikahan bukan hanya ikatan lahiriah, melainkan juga komitmen ibadah dan tanggung jawab sosial.
Karena itu, bimbingan ini menjadi bekal agar rumah tangga calon pengantin dapat terhindar dari perceraian dan permasalahan rumah tangga lainnya," ujarnya.
Karena itu, bimbingan ini menjadi bekal agar rumah tangga calon pengantin dapat terhindar dari perceraian dan permasalahan rumah tangga lainnya," ujarnya.
Dalam penyuluhan tersebut, para peserta mendapat materi seputar manajemen konflik, komunikasi efektif dalam rumah tangga, kesehatan reproduksi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Narasumber yang hadir meliputi penyuluh agama, konselor keluarga, serta perwakilan dari Puskesmas setempat.
Salah seorang peserta, calon pengantin mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. "Saya jadi lebih memahami pentingnya keterbukaan dan saling menghargai dalam pernikahan. Semoga apa yang saya dapatkan hari ini bisa diterapkan setelah berumah tangga nanti," ungkapnya.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini diikuti oleh 30 pasangan calon pengantin dari wilayah Cibiru dan sekitarnya. KUA Cibiru berencana untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin, sejalan dengan program Kementerian Agama dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Reporter : Ade Tasya Aprilia & Permata Imaningsun – KPI 5C
Tidak ada komentar
Posting Komentar