Vokaloka, Bandung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyentuh sekolah-sekolah swasta, namun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan serius terkait kualitas makanan dan kendala logistik. Berdasarkan wawancara dengan pihak MTs Azzakiyah dan siswanya, program ini disambut dengan antusiasme, meskipun masih memerlukan banyak perbaikan.
Pihak MTs Azzakiyah menjelaskan bahwa akses program MBG tidak membedakan status sekolah, baik negeri maupun swasta. Prosesnya bergantung pada kesiapan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di setiap daerah. Di MTs Azzakiyah, program baru mulai berjalan pada 8 September 2025. Sekolah ini diikutsertakan setelah pihak Puskesmas mendata sekolah yang belum menerima program.
Meski demikian, pihak sekolah mencatat beberapa kendala. Kualitas gizi makanan dinilai belum optimal, karena sering kali hanya mengandung protein nabati tanpa protein hewani. Selain itu, masalah distribusi menjadi sorotan utama. Pengiriman makanan sering terlambat, bahkan hingga sore hari. Keterlambatan ini membuat kualitas makanan menurun, seperti aroma yang berubah atau buah yang memengaruhi rasa makanan lain. Contohnya, kentang yang menghitam akhirnya tidak dikirimkan, menunjukkan masalah dalam penanganan bahan makanan.
Dari sisi siswa, program ini mendapat sambutan baik. Menurut Eca dan Zulfa, siswa MTs Azzakiyah, mereka merasa senang karena dapat menghemat uang jajan dan kini lebih sering mengonsumsi buah serta sayur. Namun, keluhan juga muncul. Mereka menganggap beberapa menu hambar atau tidak sesuai dengan foto yang ditampilkan. Mereka juga merasa khawatir akan keamanan makanan setelah mendengar kasus keracunan di daerah lain. "Harapannya makanannya enggak bau dan setelah makan ini selalu sehat," ujar mereka.
Pihak sekolah berharap ada kejelasan lebih lanjut dari pemerintah mengenai tanggung jawab program ini, khususnya terkait kasus keracunan. Mereka juga merasa ada tambahan beban pekerjaan untuk mengurus program ini tanpa adanya dukungan tambahan. Meskipun demikian, mereka menilai program ini bermanfaat dan berharap kualitasnya dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.
Tidak ada komentar
Posting Komentar