Fokus pada Kesejahteraan Rakyat: Program Sosial Jadi Prioritas Utama Desa Cileunyi Wetan
vokaloka, Bandung – Divisi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Cileunyi Wetan menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan program sosial dan pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas utama. Hal ini terungkap dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Selasa (30/09/2025)
Musrenbangdes kali ini membahas sejumlah agenda penting, antara lain revisi dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) 2019–2025 yang diperpanjang hingga 2027, penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026, serta penyusunan Daftar Usulan (DU) RKPDes untuk tahun 2027.
Gugun, perwakilan Divisi Kesejahteraan Rakyat, menegaskan bahwa pembahasan ini sangat krusial guna memastikan setiap kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi secara tepat dan menyeluruh.
"Kalau kita bicara pembangunan desa, semuanya berawal dari kesejahteraan masyarakat. Kalau sektor sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi tidak kita perkuat, pembangunan itu sendiri akan sulit untuk bertahan dalam jangka panjang, ujar Gugun(30/09/2025).
Kepala Desa Cileunyi Wetan, Hari Haryono, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa desa berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antar sektor dalam mengatasi isu-isu krusial, seperti pengangguran, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan dasar.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan warga dengan keterbatasan ekonomi," tegas Haryono(30/09/2025).
pelaksanaan program kesejahteraan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga melibatkan berbagai pihak. Gugun menuturkan bahwa peran kader posyandu, kelompok pemuda, organisasi masyarakat, hingga dukungan dari pemerintah kabupaten sangat dibutuhkan.
Gugun menekankan bahwa progaram sosial yang di rancang tidak boleh berhenti hanya sebagai wacana, tetapi harus terlaksana sesuai kebutuhan masyarakat.
"Pelibatan masyarakat menjadi kunci utama agar hasil Musrenbangdes benar-benar dirasakan warga," ujarnya.
lebih lanjut,Gugun juga menjelaskan bahwa sebagian besar program akan mulai dijalankan pada awal tahun 2026, sesuai dengan RKPDes yang telah ditetapkan. Ia optimis program-program kesejahteraan tersebut dapat berjalan optimal dan tepat sasaran dengan dukungan koordinasi yang solid antara pemerintah desa dan kabupaten.
"Insya Allah, pelaksanaan program dimulai awal 2026. Kalau koordinasi dengan pihak kabupaten terus berjalan lancar seperti sekarang, kami yakin program ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," jelas Gugun.
Dengan tersusunnya RKPDes 2026 dan DU RKPDes 2027, Desa Cileunyi Wetan kini memiliki arah pembangunan yang lebih terarah di bidang kesejahteraan rakyat.
Gugun berharap agar masyarakat tetap berperan aktif dalam proses pembangunan desa, tidak hanya di tahap perencanaan, tetapi juga dalam pelaksanaan dan pengawasan.
"Kami ingin masyarakat tidak hanya jadi penerima manfaat, tapi juga ikut terlibat langsung. Karena pembangunan yang baik adalah yang tumbuh dari partisipasi warganya sendiri," tutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, Desa Cileunyi Wetan optimis dapat mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan yang benar-benar berakar dari kebutuhan dan kekuatan warganya sendiri.
Reprter: Fikri Syahrul Mubarok & Muhammad Alan Azizal KPI 5/A
Tidak ada komentar
Posting Komentar