VOKALOKA, Bandung – Sekolah Luar Biasa (SLB) B Silih Asih Kota Bandung kembali menggelar kegiatan ekstrakurikuler desain grafis pada Kamis (25/09/2025). Kegiatan yang ditujukan untuk siswa SLB B Silih Asih Kota Bandung tingkat SMP hingga SMA ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Pada sesi kali ini, siswa belajar membuat desain spanduk menggunakan aplikasi Canva. Pihak sekolah menyediakan fasilitas laptop untuk praktik, didampingi alumni SLB B Silih Asih yang berpengalaman di bidang desain grafis serta tutor, bapak Dani.
Selama pembelajaran, siswa mencoba menyusun konsep spanduk mulai dari menentukan tema, memilih warna, hingga menempatkan tulisan. Sebagian masih mengalami kesulitan mengoperasikan aplikasi, sementara lainnya mulai mampu menata elemen dasar seperti judul dan gambar. Alumni dan tutor turut mendampingi setiap langkah agar seluruh siswa dapat mengikuti proses belajar desain grafis.
"Sekarang kan udah zamannya digital, jadi anak-anak juga harus bisa, supaya nanti setelah lulus tetap bisa berkarya" ujar Kurikulum SLB B Silih Asih, Ibu Lilis. Ia menambahkan bahwa sekolah berupaya mengikuti program transformasi digital yang tengah digencarkan pemerintah dengan memberi ruang bagi siswa disabilitas untuk belajar keterampilan desain grafis.
Hasil desain siswa pada sesi kali ini akan dicetak menjadi kreasi stiker koleksi. Stiker tersebut nantinya dibagikan kepada siswa sebagai bentuk apresiasi atas karya mereka. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus mengasah keterampilan desain grafis.
Reporter: Aulia Evawani Larissa, Komunikasi Penyiaran Islam/5B
Pada sesi kali ini, siswa belajar membuat desain spanduk menggunakan aplikasi Canva. Pihak sekolah menyediakan fasilitas laptop untuk praktik, didampingi alumni SLB B Silih Asih yang berpengalaman di bidang desain grafis serta tutor, bapak Dani.
Selama pembelajaran, siswa mencoba menyusun konsep spanduk mulai dari menentukan tema, memilih warna, hingga menempatkan tulisan. Sebagian masih mengalami kesulitan mengoperasikan aplikasi, sementara lainnya mulai mampu menata elemen dasar seperti judul dan gambar. Alumni dan tutor turut mendampingi setiap langkah agar seluruh siswa dapat mengikuti proses belajar desain grafis.
"Sekarang kan udah zamannya digital, jadi anak-anak juga harus bisa, supaya nanti setelah lulus tetap bisa berkarya" ujar Kurikulum SLB B Silih Asih, Ibu Lilis. Ia menambahkan bahwa sekolah berupaya mengikuti program transformasi digital yang tengah digencarkan pemerintah dengan memberi ruang bagi siswa disabilitas untuk belajar keterampilan desain grafis.
Hasil desain siswa pada sesi kali ini akan dicetak menjadi kreasi stiker koleksi. Stiker tersebut nantinya dibagikan kepada siswa sebagai bentuk apresiasi atas karya mereka. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus mengasah keterampilan desain grafis.
Reporter: Aulia Evawani Larissa, Komunikasi Penyiaran Islam/5B
Tidak ada komentar
Posting Komentar