Sekolah Swasta di Bandung Timur Dapatkan Akses Makan Bergizi Gratis, Pelaksanaan Butuh Perbaikan

VOKALOKA, Bandung - Empat sekolah swasta di Bandung Timur, yakni MA YPPS, MTs Kifayatul Achyar, MTs Azzakiyah, dan SMP Muslimin 5 Bandung, kini menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah. Aksesnya tidak membedakan negeri atau swasta, tetapi pelaksanaannya dinilai masih perlu evaluasi mulai dari prosedur, kualitas menu, porsi, hingga pengawasan

Prosedur masuknya program MBG ke sekolah swasta ternyata tidak seragam. Setiap sekolah memiliki mekanisme berbeda, mulai dari tawaran perusahaan penyedia, pendataan oleh SPPG, hingga peran yayasan.

Di MA YPPS, program MBG diperkenalkan melalui kunjungan perusahaan penyedia. Sekolah menilai menu terlebih dahulu sebelum memastikan partisipasi.

"Awalnya ada beberapa perusahaan yang datang menawarkan. Anak-anak juga antusias bertanya kapan MBG dimulai," ujar Kepala Sekolah MA YPPS (25/9/2025)

Di SMP Muslimin 5 Bandung, mekanismenya lebih formal. Program diperkenalkan oleh petugas SPPG dengan MOU dan pendataan siswa.

"Dari pihak MBG datang dulu ke sekolah, menjelaskan program, lalu ada MOU dari kepala sekolah. Kami juga mengisi data terkait alergi dan jumlah siswa," kata koordinator MBG SMP Muslimin 5 Bandung (25/9/2025)

Sementara di MTs Kifayatul Achyar, yayasan menjadi kunci. Sekolah baru bisa ikut MBG jika yayasan mampu menyiapkan dan mengajukan proposal.

"MBG itu bisa dikelola siapa saja, termasuk yayasan swasta, asalkan siap dari segi pengajuan proposal," ujar Aep Damis, pengajar MTs Kifayatul Achyar (25/9/2025)

Adapun di MTs Azzakiyah, keterlibatan puskesmas berperan penting dalam pendataan. Sekolah baru menerima MBG setelah sosialisasi dan pendataan dilakukan.

"Awalnya kami hanya tahu MBG dari berita. Baru setelah ada panggilan dari puskesmas, sekolah kami didata dan akhirnya MBG mulai berjalan," jelas Tias, pembina UKS MTs Azzakiyah (26/9/2025)

Meski berjalan, pelaksanaan MBG di sekolah swasta masih menyisakan sejumlah evaluasi. Tiap sekolah memiliki pengalaman berbeda, mulai dari rasa, porsi, hingga ketepatan distribusi.

Di MA YPPS, muncul kekhawatiran dari sebagian orang tua karena kasus keracunan di daerah lain.

"Sudah ada orang tua yang meminta agar anaknya tidak ikut MBG karena khawatir," ujar Kepala Sekolah MA YPPS

Di SMP Muslimin 5 Bandung, sekolah rutin melakukan evaluasi bersama pihak SPPG.

"Kami biasa mendokumentasikan pelaksanaan MBG, lalu dicek tiap minggu lewat WhatsApp oleh pihak SPPG," ujar koordinator MBG SMP Muslimin 5 Bandung.

Di MTs Kifayatul Achyar, perhatian utama tertuju pada anggaran per porsi yang dianggap terlalu kecil.

"Kalau bisa Rp15.000 per porsi, kualitas pasti lebih baik dan porsinya cukup," ujar Aep Damis

Sementara di MTs Azzakiyah, evaluasi dilakukan setiap hari, termasuk kontrol menu dan kesegaran makanan.

"Pernah ada menu kentang yang tidak dikirim karena sudah menghitam. Jadi tiap hari kami kontrol dan laporkan ke SPPG," kata Tias

Respon siswa dan orang tua terhadap MBG umumnya positif karena membantu meringankan beban biaya makan sekaligus memperkenalkan pola konsumsi bergizi di sekolah. Antusiasme siswa terlihat jelas ketika makanan dibagikan, meski ada pula keluhan mengenai rasa yang kurang konsisten dan menu yang kadang tidak segar. Di sisi lain, orang tua tetap berharap aspek keamanan lebih dijaga agar tidak terjadi kasus serupa di daerah lain. Ke depan, sekolah menilai program ini perlu dilanjutkan dengan perbaikan kualitas, penambahan anggaran, serta regulasi yang lebih jelas antar lembaga agar pengawasan lebih efektif dan manfaat program benar-benar dirasakan siswa maupun orang tua.

Program Makan Bergizi Gratis di sekolah swasta Bandung Timur telah membuka akses merata bagi pelajar. Namun, agar benar-benar menjadi solusi gizi sehat dan aman, evaluasi berkelanjutan terkait kualitas, porsi, serta pengawasan masih sangat dibutuhkan.

Reporter: Acep Lesmana, Nabella Putri Sanrissa, Nabillah Luthfiyana, Syifa Nur Fauziah, KPI 5/B.

2 komentar

N mengatakan...

memang sih ya pemerintah tuh harus lebih aware lagi soalnya masih banyak beberapa sekolah yang terdapat makanan yang sudah basi dan juga tidak layak untuk di makan, walaupun mayoritas banyak yg terdapat baiknya

Silmi Fitri mengatakan...

Alhamdulillah, sekolah swasta Bandung Timur ikut program MBG! Anak2 dapat gizi gratis, mantap buat kesehatan. Tapi iya nih, pelaksanaannya perlu diperbaiki biar merata. Semangat

© all rights reserved
made with by templateszoo