Kelurahan Pasir Biru Dorong Semangat Gotong Royong melalui Sasapu Bandung

0
Bagikan :
X

Vokaloka, Bandung - Program Sasapu Bandung menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Bandung untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan jalan raya dan ruang publik. Kegiatan yang dilaksanakan setiap Minggu dini hari ini melibatkan aparatur pemerintah serta masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

Sekretaris Kelurahan Pasir Biru, Aan Rosanah, S.Pd., menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan di seluruh wilayah Kota Bandung. Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu alasan utama kegiatan ini terus dijalankan.

“Ya, untuk meningkatkan kebersihan di lingkungan Kota Bandung. Termasuk semua kelurahan se-Kota Bandung,” ujar Aan saat diwawancarai di Kelurahan Pasir Biru pada 1 Oktober 2026.

Pelaksanaan Sasapu Bandung dimulai sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelum menuju lokasi masing-masing, para peserta mengikuti apel bersama di Teras Sunda untuk wilayah Kecamatan Cibiru. Setelah apel selesai, mereka bergerak menuju wilayah kelurahan masing-masing untuk melaksanakan kegiatan kebersihan.

Aan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan aparatur sipil negara (ASN), tenaga non-ASN, serta sejumlah perwakilan masyarakat. Pihak kelurahan turut mengajak warga agar berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini. Menurut Aan, kegiatan yang dilakukan bersama dapat mempererat hubungan antara aparatur pemerintah dan warga. Ia menilai kebersamaan tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong.

“Namanya kegiatan digabung dengan masyarakat otomatis lebih ke silaturahmi dan kekeluargaannya, lebih ke gotong royongannya,” tuturnya.

Meski demikian, pelaksanaan Sasapu Bandung masih menghadapi kendala, terutama terkait waktu kegiatan. Aan menjelaskan bahwa sebagian peserta merupakan pegawai yang tinggal jauh dari lokasi tugas. Mereka harus berangkat lebih awal agar dapat mengikuti kegiatan yang dimulai sebelum waktu subuh.

Selain jarak tempat tinggal, waktu pelaksanaan juga berdekatan dengan waktu salat subuh. Untuk menyesuaikan kegiatan dengan kewajiban ibadah, peserta biasanya menuju masjid setelah apel dan melaksanakan salat subuh sebelum melanjutkan kegiatan kebersihan.

Aan mengatakan bahwa program tersebut telah dilaksanakan lebih dari 20 kali. Pada awalnya, kegiatan direncanakan hanya berlangsung sebanyak 10 kali, tetapi pelaksanaannya kemudian diperpanjang sesuai kebutuhan dan kebijakan pimpinan.

Keberlanjutan Sasapu Bandung menunjukkan bahwa menjaga kebersihan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Namun, program semacam ini tidak seharusnya hanya mengandalkan kegiatan rutin pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan sehari-hari juga perlu dibangun.

Dengan demikian, Sasapu Bandung dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus hubungan sosial antara pemerintah dan masyarakat. Dukungan warga dan konsistensi pelaksanaan menjadi hal penting agar upaya menjaga kebersihan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi menjadi kebiasaan bersama.

Reporter: Wirda Salamah Ulya

Uploaded Image

Tidak ada komentar

Iklan Vokaloka
Iklan Vokaloka
Iklan Kiri Vokaloka
Iklan Kanan Vokaloka