Kuliner Hemat Sarapan Serba 10 Ribu Viral di Bandung Timur

Bagikan :
X

Sarapan pagi sering menjadi momen yang dilewatkan banyak orang. Sibuk, terburu-buru, atau pilihan menu yang monoton membuat sebagian orang lebih memilih menunda atau bahkan melewatkannya. Padahal, sarapan yang cepat, enak, dan terjangkau bisa membuat pagi lebih berenergi.

Kini, Bandung Timur menghadirkan alternatif baru berupa Sarapan Serba 10 Ribu rupiah yang tidak hanya murah, tetapi juga menawarkan beragam pilihan menu. Lapak sarapan ini buka mulai pukul 06.00 WIB pagi hingga 13.00 WIB siang. Lokasinya berada di Jalan Manisi, tepat di sebelah Zaffirt House Kost Putri, kawasan Kampus 1 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sehingga mudah dijangkau oleh mahasiswa dan warga sekitar.

"Karena lagi viral, banyak yang datang buat sarapan atau sekadar nyobain menu," ujar Riska, penjual Sarapan Serba 10 Ribu. Menurutnya, ramainya pengunjung terjadi sejak pagi hari, terutama dari kalangan mahasiswa dan pekerja yang membutuhkan sarapan cepat, terjangkau, dan bervariasi sebelum memulai aktivitas.

Pasokan makanan di area Sarapan Serba 10 Ribu ini berasal dari UMKM berbagai wilayah di Bandung Timur. Setiap harinya, puluhan pelaku usaha lokal menyuplai beragam menu, mulai dari makanan ala Korea seperti kimbap, aneka dimsum, buah potong, hingga dessert seperti mochi, mango sticky rice, dan brownies. Pilihan makanan berat khas Indonesia juga tersedia, di antaranya nasi bakar, gulai, aneka lauk rumahan, serta olahan ayam dan sayur. Secara keseluruhan, tersedia lebih dari 900 jenis menu, meski tidak semuanya hadir setiap hari, terutama saat hari libur.

"Kimbap sekarang mah paling jadi favorit," ujar Riska. Menu tersebut menjadi salah satu yang paling cepat habis sejak pagi hari karena dinilai praktis dan sesuai dengan selera pengunjung. Selain harga terjangkau, kebersihan dan keramahan penjual juga menjadi nilai plus.

"Kami selalu menjaga kebersihan, melayani pengunjung dengan ramah, dan menambah menu yang sedang viral supaya pengunjung senang," tambah Riska.

Sarapan serba 10 ribu rupiah menunjukkan bahwa kuliner sederhana dapat menjadi solusi bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, sekaligus memberi warna baru pada kebiasaan sarapan warga Bandung Timur.

Reporter: Aulia Evawani Larissa, Komunikasi Penyiaran Islam/5B, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

4 komentar

dhia disti mengatakan...

emang worth it bangettt sii😁🙌

dhia disti mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Lalalili mengatakan...

Udah coba Kimbapnya enak banget, mau lagii

Mingg mengatakan...

penasarann jadi mau cobaa

Iklan Vokaloka
Iklan Vokaloka
Iklan Kiri Vokaloka
Iklan Kanan Vokaloka