BANDUNG, Vokaloka – Dinas Komunikasi dan Informatika
(Diskominfo) Provinsi Jawa Barat menyiagakan jaringan cadangan berupa modem
seluler dan Starlink untuk mengantisipasi gangguan internet di kantor dinas
akibat penataan kabel udara di Kota Bandung. Hal itu disampaikan Pranata
Komputer Diskominfo Jabar Erik Sandika di Kantor Diskominfo Jabar, Selasa
(29/9/2026).
Erik mengatakan, gangguan terbesar belakangan ini
dipicu pemutusan fiber optik udara di sejumlah wilayah. Pemerintah Kota Bandung
tengah merapikan kabel udara dan memindahkannya ke bawah tanah. Program itu
baru dimulai pada semester pertama 2026 karena terhambat perizinan, dan akan
berlanjut hingga semester kedua 2026.
Hingga kini, penataan baru menjangkau empat hingga
lima ruas jalan, antara lain Jalan Merdeka, kawasan Kopo, dan Buah Batu.
Gangguan di Jalan Merdeka masih berlanjut karena terkendala perizinan.
“Padahal sekarang internet sangat dibutuhkan. Kalau
di kantor tidak ada internet, pekerjaan sangat terhambat,” kata Erik.
Dampak gangguan dirasakan banyak kantor dinas karena
sebagian besar berlokasi di Kota Bandung. Di kawasan Diponegoro, jaringan
sekitar Gedung Sate dan Sekretariat DPRD sempat terputus satu hingga dua jam.
Waktu pemulihan bergantung kesiapan jalur: yang siap rampung dalam satu hingga
dua jam, sedangkan yang belum siap bisa berhari-hari.
Untuk mengatasinya, Diskominfo memasang jaringan
cadangan berupa modem seluler yang disambungkan ke router atau Starlink.
Cadangan diprioritaskan bagi kantor yang terputus berhari-hari. Namun, tidak
semua kantor dapat memakai Starlink karena jumlah perangkat terbatas.
Erik menjelaskan, perbaikan dikerjakan teknisi
Engineer Onsite (EOS) milik vendor karena infrastruktur jaringan berstatus sewa
dari tiga hingga empat penyedia layanan internet (ISP). Diskominfo bertugas
mengawasi dan menilai hasil perbaikan.
“Kami melakukan supervisi, monitoring, dan analisa. Perbaikannya
harus seperti apa, yang melakukan teknisinya, yaitu EOS,” ujarnya.
Adapun gangguan kecil, menurut Erik, biasanya tuntas
kurang dari satu jam.
Reporter: Mia Maulidina/ KPI 5B

Tidak ada komentar
Posting Komentar