Vokaloka, Bandung - Di antara deretan tenant yang meramaikan Jabar Kabisa 2026, ada hal menarik dari sekelompok siswa SMKN 3 yang turut menjajakan produk mereka. Tak hanya menjual produk, para siswa ini juga menghadirkan layanan photobooth yang menjadi bagian dari usaha yang mereka kelola dalam kegiatan tersebut.
Wildan dan Syabir, siswa SMKN 3 yang terlibat dalam usaha photobooth itu, mengaku keikutsertaan mereka menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru. Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar berjualan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar mengelola usaha secara langsung.
Wildan menjelaskan bahwa mereka mengikuti Jabar Kabisa bersama siswa lainnya dengan didampingi siswa kelas 12. Para siswa mendapat kesempatan untuk menjalankan usaha di salah satu tenant yang telah disediakan dalam kegiatan tersebut.
“Kalau buat kami sendiri yang bagian photobooth , kami termotivasi mencari pengalaman tentang bagaimana mengatur atau manajemen usaha. Kami juga bisa merasakan langsung di lapangan bagaimana menjalankan penjualan photobooth seperti ini,” ujar Wildan.
Dalam menjalankan usahanya, para siswa tidak hanya menunggu pengunjung datang. Mereka juga berupaya mengenalkan layanan photobooth melalui promosi langsung di sekitar lokasi kegiatan. Salah satunya dengan berkeliling sambil membawa kertas bergambar contoh photobooth untuk menarik perhatian calon pelanggan.
“Tadi kita udah nyobain promosi keliling-keliling. Kita bawa-bawa kertas, contoh bilang ' photobooth kaka', gitu,” ungkap Wildan.
Meski demikian, Wildan mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung yang datang ke tenant mereka belum terlalu banyak. Menurutnya, layanan photobooth yang mereka tawarkan lebih menyasar kalangan anak muda, sedangkan pengunjung yang berada di sekitar tenant saat itu didominasi oleh orang dewasa.
Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi mereka dalam mengenalkan layanan photobooth kepada calon pelanggan. Meski begitu, para siswa tetap berupaya mempromosikan layanan mereka agar lebih banyak pengunjung mengetahui keberadaan tenant tersebut.
Wildan berharap usaha photobooth yang mereka jalankan dapat berkembang dan menarik lebih banyak pengunjung. Ia juga berharap mereka bisa menghadirkan inovasi baru agar usaha tersebut semakin diminati.
Pengalaman di Jabar Kabisa 2026 pun menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal proses berwirausaha secara langsung, mulai dari mempromosikan layanan hingga menghadapi calon pelanggan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar menawarkan produk, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menjalankan usaha di tengah lingkungan yang sesungguhnya.
Reporter : Dwi Yani Susanti/KPI 5B

Tidak ada komentar
Posting Komentar