Vokaloka, Bandung – Mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung Kelompok 2 Tirta Merta bersama PT Mitra Amertha Sejahtera (Meval) memasang empat unit Penerangan Jalan Umum (PJU) panel surya di RW 17, Desa Tenjolaya, Kabupaten Bandung, pada Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa, Ketua RW, Ketua RT, mahasiswa KKN Tirta Merta, serta perwakilan PT Meval yang datang langsung dari Jakarta.
Pemasangan empat PJU tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN Tirta Merta yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Sebelum menentukan program, mahasiswa melakukan pemetaan melalui tahapan siklus dan rembug warga untuk menggali masalah, potensi, dan harapan warga RW 17.
Hasil pemetaan kemudian dirumuskan menjadi tiga usulan program kerja, yaitu pengolahan sampah organik menjadi pupuk, PJU, dan tempat pembakaran sampah. Ketiga usulan tersebut dibahas dalam rembug warga kedua bersama stakeholder untuk menentukan kebutuhan yang menjadi prioritas. Dari pembahasan tersebut, PJU dipilih sebagai salah satu program yang perlu direalisasikan.
Ketua Kelompok KKN Tirta Merta, Rahadian Sya Awwal, mengatakan penentuan PJU sebagai program kerja dilakukan berdasarkan hasil penggalian kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata berdasarkan keputusan mahasiswa.
“Program ini berawal dari proses kami menggali masalah, potensi, dan harapan masyarakat melalui siklus satu sampai tiga. Hasilnya kemudian kami rumuskan menjadi beberapa program dan dibahas kembali melalui rembug warga. Dari pembahasan bersama warga dan stakeholder, PJU menjadi salah satu prioritas yang kami sepakati,” ujarnya.
Setelah program ditetapkan, mahasiswa kembali melakukan rembug warga untuk membahas teknis pelaksanaan, termasuk kebutuhan dan titik pemasangan. Pada tahap awal, KKN Tirta Merta merealisasikan tiga unit PJU menggunakan dana kelompok mahasiswa.
Untuk menambah jumlah PJU yang dapat direalisasikan, mahasiswa kemudian mencari peluang kerja sama dengan pihak eksternal. Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi dengan sejumlah pihak hingga KKN Tirta Merta mendapat dukungan dari PT Mitra Amertha Sejahtera melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Ketua Bidang Analisis Spasial KKN Tirta Merta, Hasbi Nurwahid, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut dibangun setelah mahasiswa mencari alternatif dukungan untuk merealisasikan kebutuhan PJU di RW 17.
“Setelah PJU menjadi prioritas, kami memikirkan bagaimana program ini bisa direalisasikan dengan sumber daya yang ada. Kami sudah merealisasikan tiga PJU dari dana mahasiswa, kemudian kami mencoba membangun kolaborasi dengan pihak eksternal. Alhamdulillah, PT Meval memberikan respons positif dan mendukung empat PJU panel surya melalui program CSR,” jelasnya.
Dukungan tersebut kemudian direalisasikan melalui pemasangan empat PJU panel surya oleh perwakilan PT Meval yang hadir langsung dari Jakarta bersama mahasiswa KKN Tirta Merta dan perwakilan masyarakat RW 17.
Ketua RW 17, Ahmad Shirojudin, mengapresiasi penambahan PJU yang dilakukan melalui kolaborasi tersebut. Ia berharap keberadaan penerangan tambahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih adik-adik KKN dan PT Meval Indonesia. Saya merasa senang dan bangga karena adik-adik sudah mau membantu kami dalam masalah penerangan jalan ini. Mudah-mudahan PJU ini bisa memberikan manfaat bagi warga RW 17,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Somantri. Ia mengapresiasi kolaborasi PJU yang dilakukan KKN Tirta Merta bersama PT Meval dan menyebut program tersebut menjadi program pertama di Desa Tenjolaya yang melibatkan mahasiswa KKN dalam kolaborasi pemasangan PJU bersama pihak swasta.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Tirta Merta bersama PT Meval, karena hal ini merupakan yang pertama di Desa Tenjolaya, dimana mahasiswa KKN mampu berkolaborasi dengan pihak swasta untuk pemasangan PJU. Mudah-mudahan kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
“Program CSR ini akan kami langsungkan dan akan kami teruskan perjuangan ini untuk Indonesia. Ini adalah bentuk bakti dari PT Mitra Amertha Sejahtera terhadap Indonesia. Untuk di RW 17 sendiri, insyaallah kami akan menambah dua PJU lagi melihat kondisi di lapangan, karena jarak penerangannya masih cukup jauh. Mudah-mudahan dengan tambahan ini bisa membantu mobilitas warga, khususnya pada malam hari,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tirta Merta berharap keberadaan PJU dapat mendukung aktivitas dan mobilitas warga, khususnya pada malam hari, serta menciptakan lingkungan RW 17 yang lebih aman dan nyaman. Semoga kolaborasi pentahelix antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah dan pihak swasta dapat terus terjalin dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Tidak ada komentar
Posting Komentar