Saya ingin menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan rusak yang berada di sekitar Taman Maluku dan Saparua Park, tepatnya di kawasan Jalan Maluku dekat persimpangan Jalan Aceh dan Jalan Ambon, Kota Bandung. Di area tersebut terdapat beberapa titik bekas galian yang dibiarkan terbuka hingga hampir satu tahun lamanya tanpa perbaikan.
Lubang bekas galian ini ukurannya cukup besar dan semakin parah setiap kali hujan turun. Jalan menjadi ambles, aspal mengelupas, dan air sering menggenang sehingga pengendara motor maupun mobil terpaksa menghindar dengan berpindah jalur. Kondisi tersebut sangat berbahaya, terutama pada malam hari karena pencahayaan di titik tersebut tidak terlalu terang.
Sebagai warga yang sering melewati kawasan tersebut, saya sudah beberapa kali melihat pengendara hampir terjatuh karena tidak menyadari adanya lubang tersebut. Saya sendiri pernah mengalami momen harus mengerem mendadak karena ban motor hampir masuk ke bagian jalan yang ambles. Situasi ini jelas mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dari akhir tahun 2024 saya melihat jalan itu di gali untuk proyek galian kabel optik bawah tanah. Namun setelah penggalian selesai, perbaikan jalan tidak dilakukan dengan tuntas. Hingga kini, lubang dibiarkan begitu saja, seolah tidak ada pihak yang bertanggung jawab.
Melalui surat pembaca ini, saya berharap Pemerintah Kota Bandung dan dinas terkait dapat segera melakukan pengecekan serta memperbaiki jalan di sekitar Taman Maluku tersebut. Warga hanya menginginkan fasilitas umum yang aman dan layak digunakan, terutama karena lokasi ini merupakan jalur aktif yang setiap hari dilewati pelajar, pekerja, dan pengguna jalan lainnya.
Semoga keluhan ini dapat menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti demi keselamatan bersama.
Surat Pembaca -Jalan Rusak Akibat Galian di Kota Bandung
Bagikan :
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar
Posting Komentar