Vokaloka, Bandung – Sekolah Luar Biasa (SLB) B Silih Asih Kota Bandung menggelar kegiatan ekstrakurikuler tari pada Rabu (08/10/2025). Seluruh siswa turut hadir dan berpartisipasi di ruang ekstrakurikuler untuk berlatih bersama.
Kegiatan tari ini dibagi ke dalam dua kelompok agar latihan lebih terstruktur. Siswa laki-laki berlatih tari Saman dan tari Apuse yang menekankan gerakan cepat dan kekompakan, sementara siswa perempuan mempelajari tari Merak, dan tari Tanjung Baru dengan fokus pada kelenturan, ekspresi, dan koordinasi gerakan tangan serta kaki.
Latihan tari berlangsung selama kurang lebih dua jam. Durasi tersebut dirasa cukup untuk memberi siswa kesempatan berlatih secara intensif, sambil tetap menjaga semangat dan fokus mereka.
Meski demikian, proses penyesuaian pengajaran di SLB menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Hesti sang pelatih tari saat membimbing latihan.
"Komunikasi sih ya, kalau mau benerin transfer pas teknik harus bisa bahasa isyarat juga, tapi untuk gerakan secara bahasa tubuh gak ada masalah karena mereka bisa sambil melihat diri sendiri di cermin," ujar Hesti.
Bagi Hesti latihan tari di SLB B Silih Asing Kota Bandung juga diwarnai momen-momen lucu dan menghibur, sehingga suasana tetap hangat dan menyenangkan bagi siswa. Ia berharap setiap siswa dapat menumbuhkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan dirinya masing-masing secara maksimal.
Reporter: Aulia Evawani Larissa, Komunikasi Penyiaran Islam/5B, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Kegiatan tari ini dibagi ke dalam dua kelompok agar latihan lebih terstruktur. Siswa laki-laki berlatih tari Saman dan tari Apuse yang menekankan gerakan cepat dan kekompakan, sementara siswa perempuan mempelajari tari Merak, dan tari Tanjung Baru dengan fokus pada kelenturan, ekspresi, dan koordinasi gerakan tangan serta kaki.
Latihan tari berlangsung selama kurang lebih dua jam. Durasi tersebut dirasa cukup untuk memberi siswa kesempatan berlatih secara intensif, sambil tetap menjaga semangat dan fokus mereka.
Meski demikian, proses penyesuaian pengajaran di SLB menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Hesti sang pelatih tari saat membimbing latihan.
"Komunikasi sih ya, kalau mau benerin transfer pas teknik harus bisa bahasa isyarat juga, tapi untuk gerakan secara bahasa tubuh gak ada masalah karena mereka bisa sambil melihat diri sendiri di cermin," ujar Hesti.
Bagi Hesti latihan tari di SLB B Silih Asing Kota Bandung juga diwarnai momen-momen lucu dan menghibur, sehingga suasana tetap hangat dan menyenangkan bagi siswa. Ia berharap setiap siswa dapat menumbuhkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan dirinya masing-masing secara maksimal.
Reporter: Aulia Evawani Larissa, Komunikasi Penyiaran Islam/5B, UIN Sunan Gunung Djati Bandung
3 komentar
multi talent bangettt merekaa, so proud 🥹🥹
KEREN BANGETTT ANAK SLB SILIH ASIH!
Anak-anak yang membanggakann kerennn
Posting Komentar