YDBA Dorong IKM dan UMKM Naik Kelas melalui Program Pembinaan

Bagikan :
X

Vokaloka, Bandung — Yayasan Astra - Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) melalui Pusat Pendampingan UMKM (PPU) Bandung melaksanakan program pembinaan bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendorong pelaku usaha agar dapat berkembang, mandiri, dan berkelanjutan. Program tersebut mencakup pelatihan, pendampingan, fasilitasi pemasaran, dan fasilitasi pembiayaan. Hal tersebut disampaikan Fasilitator YDBA, Asti Aprilia, di UPTD Industri Logam Jawa Barat, Jumat (2/9/2026).

Astika menjelaskan bahwa YDBA  merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan Astra International Tbk yang berfokus pada pembinaan IKM dan UMKM. YDBA memiliki sejumlah cabang di Indonesia, termasuk di Bandung, dengan tujuan agar pelaku IKM dan UMKM yang telah mendapatkan pembinaan dapat menerapkan pengetahuan dan memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan secara berkelanjutan.

“Programnya sendiri dari Yayasan Astra ada empat, yaitu pelatihan, pendampingan, fasilitasi pemasaran, dan fasilitasi pembiayaan,” ujar Astika.

Program pelatihan dan pendampingan disusun berdasarkan kebutuhan pelaku IKM dan UMKM. YDBA terlebih dahulu mengidentifikasi kebutuhan tersebut untuk menentukan tema pelatihan yang akan diberikan sehingga program pembinaan dapat dilaksanakan secara lebih tepat sasaran.

“Pelatihan dan pendampingan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan UMKM. Jadi, kita menyusun tema pelatihan berdasarkan kebutuhan mereka, bukan berdasarkan pendapat kita sendiri,” katanya.

Pelaksanaan program pembinaan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya pelaku IKM dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Universitas Katolik Parahyangan, serta UPTD Industri Logam Jawa Barat. UPTD Industri Logam dipilih karena berada di lingkungan industri kecil dan memiliki kedekatan dengan IKM manufaktur logam sehingga memudahkan pelaku usaha mengikuti berbagai program pembinaan.

“Di sini banyak IKM manufaktur logam. Harapannya, kita dapat lebih dekat dengan IKM sehingga mereka dapat mengikuti program pelatihan, fasilitasi pemasaran, dan pendampingan,” jelasnya.

Keberhasilan program pembinaan diukur melalui perkembangan tingkat kemandirian dan perubahan omzet UMKM atau IKM sebelum dan setelah mengikuti program. YDBA melakukan asesmen untuk mengetahui tingkat perkembangan IKM dan UMKM, mulai dari kelas pemula, madya, pramandiri, hingga mandiri . Untuk program selanjutnya, YDBA akan berfokus pada peningkatan omzet, jumlah pesanan, dan kapasitas produksi UMKM serta IKM.

“Pada tahun depan, rencananya kita akan berfokus pada peningkatan omzet, pesanan, dan kapasitas produksi UMKM dan IKM,” pungkas Astika.

Reporter : Sipa Latipatul Uluwiyah dan Ghania Khairatunnisa


 

Tidak ada komentar

Iklan Vokaloka
Iklan Vokaloka
Iklan Kiri Vokaloka
Iklan Kanan Vokaloka