Vokalola, BANDUNG — Membawa nama Indonesia di forum internasional menjadi pengalaman berharga bagi Ilmi Nurul Ramadhani, mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Dalam ajang International Future Leader (IFL) #6 yang berlangsung di Singapura dan Malaysia pada 13–16 Juli 2026, Ilmi berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni 3rd Best Speaker, 1st Best Presentation, dan Best Project Innovation.
Mengusung tema “High Value Future Generation”, program internasional ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta inovasi melalui pengalaman dan interaksi lintas negara. Keikutsertaan Ilmi sebagai delegasi Indonesia menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus menguji kemampuan diri dalam lingkungan internasional.
Bagi Ilmi, mengikuti program tersebut bukan sekadar tentang berkompetisi dan membawa pulang penghargaan. Pengalaman bertemu peserta dari latar belakang yang berbeda, bertukar perspektif, serta belajar memahami cara pandang baru menjadi bagian penting dari perjalanan yang ia jalani selama empat hari kegiatan.
Berada di lingkungan internasional juga menjadi kesempatan untuk melatih keberanian menyampaikan gagasan, membangun komunikasi dengan peserta lain, dan menyesuaikan diri dalam situasi yang menuntut keterbukaan serta kepercayaan diri. Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga kesediaan untuk mendengarkan, berkolaborasi, dan menghargai perbedaan.
Tiga penghargaan yang diraih Ilmi mencerminkan pencapaian dalam beberapa aspek kompetensi. Penghargaan *3rd Best Speaker* menjadi pengakuan atas performanya sebagai pembicara, sementara 1st Best Presentation menunjukkan pencapaian dalam menyampaikan gagasan melalui presentasi. Adapun Best Project Innovation menjadi penghargaan atas inovasi proyek yang ditampilkan dalam ajang tersebut.
Rangkaian kegiatan di Singapura dan Malaysia juga memberikan pengalaman belajar di luar ruang akademik. Interaksi lintas budaya membuka kesempatan untuk memahami bahwa setiap peserta memiliki pengalaman, pemikiran, dan pendekatan yang beragam dalam memandang persoalan. Perbedaan tersebut menjadi peluang untuk memperkaya perspektif sekaligus mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam lingkungan global.
Sebagai mahasiswa, pengalaman ini menjadi bekal untuk terus mengembangkan kapasitas diri, khususnya dalam bidang komunikasi, kepemimpinan, dan inovasi. Keikutsertaan dalam forum internasional juga memperkuat pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks, tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai yang dibawa dari tanah air.
Bagi Ilmi, menjadi delegasi Indonesia membawa tanggung jawab tersendiri. Pengalaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan pencapaian individu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan potensi generasi muda Indonesia di hadapan komunitas internasional.
Prestasi dalam International Future Leader #6 diharapkan menjadi langkah lanjutan bagi Ilmi untuk terus berkarya dan mengambil peran dalam berbagai ruang pengembangan pemuda. Baginya, penghargaan merupakan bagian dari perjalanan, sementara pengalaman, jejaring, dan pembelajaran yang diperoleh menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh.
Melalui pencapaian ini, Ilmi ingin menjadikan pengalaman internasional sebagai dorongan untuk terus bertumbuh, memperluas kontribusi, dan menginspirasi generasi muda agar tidak ragu mengambil kesempatan. Sebab, menjadi generasi masa depan yang bernilai bukan hanya tentang seberapa banyak prestasi yang diraih, tetapi juga tentang bagaimana pengetahuan dan pengalaman dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Reporter: Ilmi Nurul Ramadhani

Tidak ada komentar
Posting Komentar